Manfaat Konsumsi Ceker Ayam

  • 28 Jun 2026 18:30 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID,B-Ceker ayam sering dianggap sebagai bagian ayam yang memiliki sedikit daging, tetapi sebenarnya mengandung sejumlah zat gizi yang bermanfaat bagi tubuh. Di dalamnya terdapat protein, kolagen, kalsium, magnesium, zat besi, folat, vitamin B12, serta berbagai mineral yang berperan dalam menjaga fungsi tubuh.

Meski demikian, manfaat ceker ayam tidak boleh dianggap sebagai solusi tunggal untuk menjaga kesehatan. Seperti anjuran Kementerian Kesehatan RI, konsumsi makanan bergizi harus tetap dilakukan secara beragam dan seimbang agar kebutuhan nutrisi harian dapat terpenuhi.

Kandungan Gizi Ceker Ayam

Salah satu kandungan utama ceker ayam adalah kolagen, yaitu jenis protein yang berfungsi sebagai penyusun jaringan ikat, kulit, tulang, tendon, dan tulang rawan. Selain kolagen, ceker ayam juga mengandung protein yang membantu memperbaiki jaringan tubuh serta mendukung pembentukan otot.

Ceker ayam juga menyediakan kalsium, magnesium, zat besi, folat, dan vitamin B12. Berbagai nutrisi tersebut berperan dalam menjaga kesehatan tulang, membantu pembentukan sel darah merah, serta mendukung berbagai proses metabolisme tubuh.

Berpotensi Menjaga Kesehatan Kulit dan Sendi

Kolagen yang terkandung dalam ceker ayam berperan menjaga elastisitas dan kelembapan kulit. Asupan kolagen yang cukup dapat membantu mempertahankan struktur kulit sehingga tampak lebih sehat, meskipun manfaatnya tetap perlu didukung dengan pola makan bergizi, tidur yang cukup, dan perlindungan dari paparan sinar matahari.

Selain itu, kolagen juga merupakan komponen penting pada tulang rawan dan jaringan ikat di sekitar sendi. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa asupan kolagen dapat membantu menjaga fungsi sendi dan mengurangi keluhan pada penderita osteoartritis, meskipun efektivitasnya dapat berbeda pada setiap orang.

Mendukung Kesehatan Tulang dan Pembentukan Sel Darah

Kombinasi protein, kolagen, dan kalsium dalam ceker ayam dapat membantu menjaga kekuatan tulang sebagai bagian dari pola makan bergizi seimbang. Namun, kesehatan tulang juga dipengaruhi oleh asupan vitamin D, aktivitas fisik, serta paparan sinar matahari yang cukup.

Di sisi lain, kandungan zat besi, folat, dan vitamin B12 berperan dalam pembentukan sel darah merah. Nutrisi tersebut membantu mencegah kekurangan zat gizi tertentu yang dapat meningkatkan risiko anemia apabila kebutuhan harian tidak terpenuhi.

Cara Mengonsumsi Ceker Ayam agar Lebih Sehat

Agar manfaat gizinya tetap optimal, ceker ayam sebaiknya diolah dengan cara direbus, dikukus, atau dijadikan sup dan kaldu. Pengolahan tersebut lebih baik dibandingkan menggoreng karena tidak menambah banyak lemak maupun kalori.

Batasi penggunaan garam, penyedap, dan santan berlebihan saat mengolah ceker ayam. Lengkapi menu dengan sayuran, buah-buahan, sumber karbohidrat, serta protein lain agar kebutuhan gizi harian tetap seimbang sesuai prinsip Isi Piringku dari Kementerian Kesehatan RI. Konsumsi Secukupnya sebagai Bagian dari Pola Makan Sehat

Meskipun memiliki kandungan gizi yang bermanfaat, ceker ayam bukanlah makanan yang dapat menggantikan pola makan sehat secara keseluruhan. Manfaatnya akan lebih optimal apabila dikonsumsi dalam porsi yang wajar sebagai bagian dari menu yang beragam dan bergizi seimbang.

Bagi orang yang memiliki kondisi kesehatan tertentu, seperti hipertensi, kolesterol tinggi, atau penyakit asam urat, pengolahan dan jumlah konsumsi ceker ayam perlu diperhatikan. Jika memiliki kondisi medis khusus, sebaiknya konsultasikan pola makan dengan dokter atau ahli gizi agar sesuai dengan kebutuhan kesehatan masing-masing.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....