Menjelang Puncak Festival Tabot , Satpol PP Intensifkan Penataan Kawasan Pantai
- 20 Jun 2026 19:08 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu – Menjelang puncak pelaksanaan Festival Tabot 2026, Pemerintah Kota Bengkulu melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) terus memperkuat penataan kawasan wisata Pantai Panjang. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menegur dan menertibkan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang berjualan di area terlarang seperti badan jalan, jalur hijau, dan Daerah Milik Jalan (DMJ), Sabtu 20 Juni 2026.
Penataan tersebut difokuskan di sekitar lokasi penyelenggaraan Festival Tabot yang dipadati masyarakat dan wisatawan. Keberadaan lapak serta barang dagangan di area yang tidak semestinya dinilai dapat mengganggu kelancaran mobilitas pengunjung dan mengurangi kenyamanan selama kegiatan berlangsung.
Kegiatan peneguran dan penertiban dipimpin oleh Kasi Advokasi Penegakan Perda Satpol PP Kota Bengkulu Hendra Gunawan bersama Danton 2 Jaga Kota Husni Thamrin Sihombing dan personel Peleton 2 Jaga Kota. Petugas menyampaikan imbauan secara langsung kepada para pedagang agar mematuhi aturan yang telah ditetapkan pemerintah daerah.
Selain menjaga ketertiban, upaya tersebut juga bertujuan menciptakan wajah kawasan festival yang lebih tertata. Pantai Panjang sebagai salah satu ikon wisata Bengkulu diharapkan mampu memberikan kesan positif bagi para pengunjung yang datang dari berbagai daerah.
Kepala Satpol PP Kota Bengkulu Sahat Marulitua Situmorang mengatakan bahwa penataan kawasan festival merupakan bagian dari dukungan terhadap suksesnya penyelenggaraan Festival Tabot 2026. Menurutnya, ketertiban lingkungan menjadi faktor penting dalam menciptakan suasana yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Festival Tabot merupakan agenda budaya besar yang menjadi kebanggaan masyarakat Bengkulu. Karena itu, kami terus melakukan penataan dan pengawasan agar kawasan pelaksanaan kegiatan tetap tertib serta memberikan kenyamanan bagi pengunjung,” kata Kepala Satpol PP Kota Bengkulu.
Ia menjelaskan bahwa pendekatan yang dilakukan petugas lebih mengedepankan edukasi dan persuasif. Pedagang diberikan pemahaman mengenai aturan pemanfaatan ruang publik sekaligus diajak bersama-sama menjaga ketertiban selama festival berlangsung.
Pengawasan di kawasan Pantai Panjang akan terus dilakukan secara berkala selama rangkaian Festival Tabot 2026. Pemerintah Kota Bengkulu berharap sinergi antara petugas, pedagang, dan masyarakat dapat menciptakan suasana festival yang tertib, aman, dan mampu mendukung promosi pariwisata daerah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....