Bhayangkari Dilibatkan dalam Penguatan Integritas Personel Polda Bengkulu

  • 19 Jun 2026 09:35 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bengkulu – Upaya pencegahan pelanggaran disiplin, penyalahgunaan narkoba, dan praktik judi tidak hanya menjadi tanggung jawab institusi kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan keluarga. Hal ini terlihat dalam kegiatan penandatanganan pakta integritas personel Polda Bengkulu yang turut melibatkan Bhayangkari di Aula Awaloedin Djamil Polda Bengkulu.

Keterlibatan Bhayangkari dalam kegiatan tersebut menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid. Menurutnya, keluarga memiliki peran strategis dalam mengingatkan dan mendukung anggota Polri agar tetap menjalankan tugas secara profesional dan menjauhi berbagai bentuk pelanggaran.

Dalam arahannya, Kapolda menyampaikan apresiasi kepada para pimpinan satuan kerja yang selama ini aktif melakukan pengawasan terhadap anggotanya. Ia juga memberikan penghargaan kepada Bhayangkari yang terus mendampingi serta menjadi pengingat bagi suami dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

"Apresiasi kepada Bhayangkari untuk dapat terus menjadi pendukung dan pengingat bagi suami dalam menjalankan tugas," ujar Kapolda Bengkulu Brigjen Pol Yudhi Sulistianto Wahid.

Selain sebagai bentuk komitmen internal, penandatanganan pakta integritas juga menjadi langkah preventif untuk mencegah munculnya pelanggaran yang dapat mencoreng nama baik institusi. Seluruh personel menyatakan kesanggupan menjalankan tugas dengan penuh dedikasi dan tanggung jawab sesuai jabatan yang diemban.

Dalam isi pakta integritas, personel Polda Bengkulu berjanji tidak terlibat dalam penyalahgunaan narkoba, perjudian online maupun offline, serta pelanggaran disiplin dan kode etik profesi Polri. Komitmen tersebut ditandatangani sebagai bentuk tanggung jawab moral sekaligus profesional kepada institusi dan masyarakat.

Polda Bengkulu juga menegaskan bahwa setiap pelanggaran yang dilakukan anggota akan diproses sesuai aturan yang berlaku. Sanksi yang disiapkan mencakup demosi, sidang disiplin dan kode etik, hingga proses hukum pidana apabila terbukti melakukan pelanggaran.

Kegiatan yang dihadiri pejabat utama Polda Bengkulu, kapolres jajaran, para kepala satuan kerja, dan Bhayangkari tersebut berlangsung khidmat. Momentum ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara institusi dan keluarga dalam membangun budaya kerja yang bersih dan berintegritas.

Melalui pendekatan yang melibatkan keluarga, Polda Bengkulu berharap upaya pencegahan pelanggaran dapat dilakukan lebih efektif. Komitmen bersama tersebut menjadi bagian dari langkah mewujudkan personel Polri yang profesional, beretika, dan dipercaya masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....