Oarfish, Ikan Misterius yang Disebut Pembawa Pertanda dari Laut dalam
- 28 Mei 2026 11:55 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bengkulu - Seringkali kemunculan ikan oarfish menarik perhatian masyarakat dunia. Ikan berbentuk panjang menyerupai pita berwarna perak itu kerap disebut sebagai “ikan kiamat” karena dipercaya membawa pertanda bencana alam, terutama gempa bumi dan tsunami.
Oarfish sebenarnya merupakan salah satu ikan laut dalam yang sangat jarang terlihat di permukaan. Menurut National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA), ikan ini hidup di kedalaman sekitar 200 hingga 1.000 meter di bawah laut sehingga kemunculannya di pantai sering dianggap tidak biasa.
"Spesies oarfish hidup di laut dalam dan sangat jarang terlihat di permukaan, sehingga setiap kemunculannya sering menimbulkan perhatian masyarakat,” tulis National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA) dalam penjelasan mengenai habitat ikan laut dalam.
Di Jepang, oarfish dikenal dengan sebutan “Ryugu no Tsukai” atau utusan dari istana dewa laut. Kepercayaan masyarakat setempat menyebutkan bahwa kemunculan ikan ini menjadi tanda bahwa kondisi bawah laut sedang tidak baik-baik saja atau akan terjadi aktivitas gempa besar.
Mitos tersebut semakin terkenal setelah gempa dan tsunami besar di Jepang tahun 2011. Saat itu, sejumlah laporan menyebut beberapa ikan oarfish ditemukan terdampar di pesisir sebelum bencana terjadi, sehingga banyak orang menghubungkan kemunculan ikan tersebut dengan aktivitas tektonik bawah laut.
Namun para ilmuwan menegaskan bahwa hingga kini belum ada bukti ilmiah kuat yang membenarkan hubungan langsung antara kemunculan oarfish dan gempa bumi. Peneliti dari University of Tokyo bahkan menyebut hubungan tersebut masih sebatas cerita rakyat dan belum didukung data penelitian yang konsisten.
Para ahli menduga ikan oarfish bisa naik ke permukaan karena perubahan arus laut, kondisi sakit, atau gangguan habitat di laut dalam. Faktor cuaca ekstrem dan perubahan suhu air laut juga disebut dapat memengaruhi perilaku ikan laut dalam sehingga mereka muncul lebih dekat ke permukaan.
Meski begitu, kemunculan ikan oarfish tetap menjadi perhatian para peneliti kelautan. Ikan ini dianggap penting untuk dipelajari karena dapat memberikan informasi tentang kondisi ekosistem laut dalam yang selama ini masih jarang diketahui manusia.
Selain bentuknya yang unik, ukuran ikan oarfish juga tergolong luar biasa. Smithsonian Ocean menyebutkan ikan ini dapat tumbuh hingga lebih dari delapan meter sehingga termasuk salah satu ikan bertulang terpanjang di dunia.
Fenomena kemunculan oarfish pada akhirnya menjadi perpaduan antara mitos, budaya, dan sains modern. Di satu sisi masyarakat melihatnya sebagai pertanda alam, sementara di sisi lain para ilmuwan terus meneliti apakah ada hubungan tertentu antara perilaku ikan laut dalam dengan perubahan kondisi bumi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....