Lima Alasan Pentingnya Membaca Nilai Gizi pada Kemasan Produk Makanan

  • 19 Mei 2026 19:50 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID,Bintuhan-Label gizi adalah informasi pada kemasan makanan atau minuman yang menunjukkan kandungan nutrisi di dalam produk tersebut. Label ini membantu konsumen mengetahui nilai gizi sehingga dapat memilih makanan yang sesuai dengan kebutuhan kesehatan.

Menurut seri edukasi “Ayo Sehat” Kemenkes RI, membaca label gizi artinya membaca informasi nilai gizi dan daftar komposisi bahan secara terarah, bukan hanya mengandalkan klaim di depan kemasan seperti “zero sugar” atau “rendah lemak”.

Penting nya membaca terlebih dahulu label gizi yang tertera pada produk berikut alasanya:

1. Mulai dari takaran saji:

Perhatikan dulu takaran saji (misalnya 30 g atau 1 gelas), karena semua angka nilai gizi dihitung per satu takaran saji, bukan per satu kemasan.

Kalau kamu makan atau minum lebih dari satu takaran saji, kalikan semua angka (kalori, gula, lemak, natrium) sesuai jumlah yang kamu konsumsi.

2. Perhatikan total kalori dan %AKG

Lihat jumlah kalori per takaran saji; ini menunjukkan seberapa besar “porsi” energi yang kamu ambil dalam satu kali makan/minum. Kami boda gunakan pedoman persen(%) Angka Kecukupan Gizi (%AKG): jika suatu zat gizi (misalnya gula, lemak, natrium) berada di 20% AKG, artinya tinggi.

3. Fokus pada zat gizi yang perlu dibatasi

Cermati gula total, lemak total (terutama lemak jenuh), dan natrium. Pilih produk yang lebih rendah di ketiga komponen ini bila memungkinkan. Hindari makanan/minuman yang kalori, gula, atau lemaknya sudah menyumbang persentase besar dari kebutuhan harian hanya dalam satu takaran saji.

4. Cari yang lebih baik: tinggi serat & protein

Pilih produk yang relatif tinggi serat dan protein per takaran saji, karena ini membantu kenyang lebih lama dan mendukung pola makan sehat.

Juga periksa apakah ada vitamin/mineral penting (misalnya vitamin C, zat besi, kalsium) yang menyumbang cukup besar pada %AKG.

5. Baca daftar bahan (komposisi)

Bahan ditulis dari yang paling banyak ke paling sedikit. Jika gula, lemak trans, atau natrium (garam) tertera di urutan depan, artinya produk itu banyak mengandung zat tersebut. Batasi produk dengan banyak tambahan gula, garam, dan lemak olahan, serta tambahan zat aditif yang tidak perlu jika ingin pola makan lebih sehat.

6. Bandingkan antar produk

Bandingkan label gizi beberapa produk serupa (misalnya 3 jenis biskuit atau susu) untuk memilih yang paling sesuai dengan kebutuhan kalori, gula, lemak, dan natriummu.

Jangan langsung percaya klaim di depan kemasan; selalu cek angka dan %AKG di tabel informasi nilai gizi sebagai “patokan rasional”.

Dengan langkah‑langkah di atas, kamu bisa menjadi konsumen yang lebih cerdas dan lebih leluasa memilih makanan kemasan yang sesuai dengan target kesehatanmu.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....