Ketombe Bikin Kepala Gatal? Ini Penyebab yang Sering Tak Disadari

  • 17 Mei 2026 22:38 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bengkulu - Rasa gatal pada ketombe umumnya muncul karena kulit kepala mengalami iritasi dan peradangan ringan akibat penumpukan sel kulit mati serta produksi minyak berlebih. Menurut Mayo Clinic, ketombe juga sering dipicu oleh jamur alami bernama Malassezia yang hidup di kulit kepala dan berkembang lebih cepat pada kondisi tertentu.

Ketika jamur tersebut berkembang terlalu banyak, kulit kepala akan bereaksi dengan mempercepat pergantian sel kulit sehingga serpihan putih lebih mudah muncul. American Academy of Dermatology menjelaskan bahwa proses ini dapat menyebabkan sensasi gatal yang mengganggu, terutama saat kulit kepala sedang kering atau sensitif.

Pemakaian produk rambut yang tidak cocok juga bisa menjadi penyebab ketombe terasa semakin gatal. Beberapa sampo, pewarna rambut, atau gel rambut mengandung bahan yang memicu iritasi sehingga kulit kepala menjadi merah, panas, dan mudah terasa gatal.

Selain itu, kebiasaan jarang keramas dapat membuat minyak dan kotoran menumpuk di kulit kepala. Kondisi tersebut menciptakan lingkungan lembap yang disukai jamur penyebab ketombe sehingga rasa gatal menjadi lebih sering muncul.

Faktor cuaca juga berpengaruh terhadap munculnya ketombe dan rasa gatal pada kulit kepala. Saat cuaca dingin atau terlalu panas, kelembapan kulit kepala bisa berubah drastis dan memicu pengelupasan kulit lebih cepat dibanding biasanya.

Stres ternyata ikut memengaruhi kesehatan kulit kepala karena dapat menurunkan daya tahan tubuh dan memperburuk iritasi kulit. Menurut Cleveland Clinic, kondisi stres berkepanjangan sering membuat masalah ketombe menjadi lebih sulit dikendalikan dan rasa gatal terasa lebih intens.

Untuk mengurangi ketombe yang gatal, menjaga kebersihan rambut menjadi langkah paling sederhana yang bisa dilakukan sehari-hari. Penggunaan sampo antiketombe yang mengandung zinc pyrithione, selenium sulfide, atau ketoconazole juga dapat membantu mengurangi jamur serta meredakan iritasi pada kulit kepala.

Jika ketombe terasa sangat gatal, disertai luka, atau tidak membaik setelah perawatan biasa, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter kulit. Penanganan yang tepat penting dilakukan agar masalah kulit kepala tidak berkembang menjadi infeksi atau gangguan kulit lainnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....