Ghindu di Rantau, Curahan Hati Anak Rantau untuk Orang Tua
- 11 Mei 2026 12:54 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Kehidupan di perantauan tidak selalu mudah dijalani. Hal itu tergambar dalam lagu daerah Ghindi Di Rantau ciptaan Erthan.
Lagu ini menceritakan seorang anak rantau yang duduk termenung saat malam hari. Dalam kesunyian, dirinya teringat kampung halaman dan keluarga yang jauh di sana.
Rasa rindu kepada orang tua menjadi bagian paling kuat dalam lagu ini. Terutama saat sang anak meminta maaf karena belum bisa pulang dan membalas jasa ayah serta ibunya.
Lirik “lum pacak mbalas jase-jase emak” dan “lum pacak mbalas jase-jase bak” menggambarkan perasaan sedih seorang anak. Ia merasa belum mampu membahagiakan kedua orang tuanya meski sudah pergi merantau.
Di balik perjalanan mencari penghidupan, ada banyak pengorbanan yang harus dijalani. Hidup di negeri orang membuat seseorang harus menahan lelah, sedih, dan rindu sendirian.
Bagian lirik “sedih di tahan, ghindu di pendam” menjadi gambaran kehidupan banyak perantau. Mereka tetap bertahan demi masa depan yang lebih baik untuk keluarga.
Lagu ini juga menunjukkan bahwa merantau bukan sekadar mencari uang. Ada harapan besar untuk mengubah kehidupan dan membanggakan orang tua di kampung halaman.
Melalui lagu Ghindi Di Rantau, pendengar diajak memahami perjuangan anak rantau yang sering menyimpan kesedihan sendiri. Meski jauh dari rumah, cinta kepada keluarga tetap menjadi alasan utama untuk terus bertahan. Berikut lirik lagu daerah padang guci kabupaten kaur “Ghindu di Rantau”
Judul : Ghindu Di Rantau
cipt. : ERTHAN
Lirik lagu :
| Baca juga: Ide Usaha Sampingan untuk Perempuan Kantoran |
Duduk temenung
Aghi lah malam
Duduk melamun
Banyak rupuk’an
Duduk temenung
Aghi lah malam
Duduk melamun
Banyak rupuk’an
Duduk temenung
Aghi lah malam
Teghingat saje
Nge dusun laman
Mak……
maaf kan nian
Anak kamu ni
Lum pacak balik
Lum pacak mbalas
Jase-jase emak
Lum pacak mbalas
Jase-jase bak
Maafkan nian
Anak kamu ni
Pegi merantau
Ke negri sebrang
Cakagh penghidupan
Demi masa depan
Litak nian
Hidup di rantau ughang
Sedih di tahan
Ghindu di pendam
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....