Siswa SD Negeri 5 Belajar Peduli Lingkungan lewat Ekobrik

  • 10 Mei 2026 20:03 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bengkulu - Kegiatan peduli lingkungan dilakukan siswa SD Negeri 5 dengan mengumpulkan berbagai jenis plastik bekas untuk dijadikan ekobrik. Program tersebut bertujuan mengurangi sampah plastik sekaligus mengajarkan anak-anak pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak usia dini.

Para siswa tampak antusias membawa plastik bekas dari rumah masing-masing seperti bungkus makanan ringan, kantong plastik, dan kemasan minuman. Plastik yang telah dikumpulkan kemudian dibersihkan sebelum dimasukkan ke dalam botol untuk dijadikan ekobrik.

Guru pendamping kegiatan ibu Tri Nawangsi menjelaskan bahwa program ini menjadi bagian dari pendidikan karakter dan kepedulian lingkungan di sekolah. Menurutnya, anak-anak perlu dibiasakan memilah sampah agar lebih memahami dampak sampah plastik terhadap lingkungan.

“Anak-anak sangat semangat mengumpulkan plastik bekas dari rumah, karena mereka merasa ikut berperan menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan rumah, Kami ingin anak-anak memahami bahwa sampah plastik bisa dimanfaatkan kembali menjadi sesuatu yang berguna dan tidak langsung dibuang begitu saja,” ujar Tri Nawangsi

Selain belajar menjaga kebersihan, siswa juga dikenalkan pada cara memanfaatkan sampah menjadi barang yang berguna. Ekobrik yang dibuat nantinya dapat dimanfaatkan sebagai bahan kursi sederhana, meja kecil, maupun hiasan kreatif di lingkungan sekolah.

Salah seorang siswa mengaku senang mengikuti kegiatan tersebut karena dapat membantu mengurangi sampah di sekitar rumah. Ia juga merasa lebih termotivasi untuk tidak membuang sampah sembarangan setelah mengetahui manfaat pengolahan plastik bekas.

Pihak sekolah berharap kegiatan ini dapat menjadi kebiasaan positif yang terus dilakukan secara rutin. Dengan keterlibatan para siswa, sekolah ingin menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan.

Kegiatan pengumpulan plastik bekas untuk ekobrik ini juga mendapat dukungan dari para orang tua siswa. Mereka menilai kegiatan tersebut mampu memberikan edukasi sederhana kepada anak-anak tentang pentingnya menjaga bumi dari pencemaran sampah plastik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....