Post Holiday Syndrome usai Lebaran Penyebab dan Cara Mengatasinya
- 28 Mar 2026 10:06 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Usai libur panjang Lebaran 2026, tidak sedikit orang mengalami penurunan semangat saat kembali ke rutinitas. Kondisi ini dikenal sebagai post holiday syndrome, yaitu perasaan malas, lelah, hingga sulit fokus setelah masa liburan berakhir.
Gejala yang sering muncul antara lain rasa enggan bekerja, sulit bangun pagi, konsentrasi menurun, serta mood yang kurang stabil. Hal ini terjadi karena selama liburan, pola hidup berubah cukup drastis—mulai dari jam tidur yang berantakan, aktivitas yang lebih santai, hingga kelelahan akibat perjalanan mudik dan silaturahmi.
Selain itu, tumpukan pekerjaan yang menanti setelah cuti juga bisa memicu stres tersendiri. Peralihan dari suasana santai ke ritme kerja yang padat membuat tubuh dan pikiran membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri.
Untuk mengatasinya, ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan. Mulailah dengan mengembalikan pola tidur secara bertahap agar tubuh kembali segar. Susun daftar pekerjaan berdasarkan prioritas supaya tidak merasa kewalahan. Jaga juga pola makan sehat setelah mengonsumsi banyak makanan khas Lebaran.
Selain itu, lakukan aktivitas ringan seperti olahraga atau peregangan untuk membantu mengembalikan energi. Menciptakan suasana kerja yang nyaman dan memulai hari dengan hal positif juga bisa membantu meningkatkan mood.
Post holiday syndrome merupakan hal yang wajar dan bersifat sementara. Dengan penyesuaian yang tepat, semangat dan produktivitas akan kembali pulih seperti semula.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....