Serba-serbi Tradisi Lebaran yang Penuh Makna
- 20 Mar 2026 14:11 WIB
- Bintuhan
RRI.CO.ID, Bintuhan - Perayaan Idulfitri di Indonesia selalu identik dengan berbagai tradisi yang khas dan penuh makna. Tidak hanya soal ibadah, Lebaran juga menjadi momen budaya yang mempererat hubungan antar keluarga dan masyarakat.
Salah satu tradisi yang paling dikenal adalah mudik. Jutaan orang rela menempuh perjalanan jauh demi pulang ke kampung halaman. Bagi banyak orang, mudik bukan sekadar perjalanan, tetapi tentang kembali ke akar, bertemu orang tua, dan melepas rindu yang lama terpendam.
Selain itu, ada tradisi saling bermaaf-maafan. Momen ini biasanya dilakukan setelah salat Id, di mana anggota keluarga saling meminta dan memberi maaf. Suasana haru sering terasa, terutama saat bersalaman dengan orang tua. Tradisi ini menjadi inti dari makna Idulfitri, yaitu kembali suci dan memperbaiki hubungan.
Tidak ketinggalan, sajian khas Lebaran juga menjadi bagian penting. Ketupat, opor ayam, rendang, hingga aneka kue kering selalu hadir di meja makan. Makanan ini bukan hanya untuk dinikmati, tetapi juga sebagai simbol kebersamaan saat berkumpul dengan keluarga.
Tradisi lain yang tak kalah menarik adalah berbagi THR. Anak-anak biasanya paling menantikan momen ini. Namun, bagi orang dewasa, memberi THR justru menjadi bentuk kebahagiaan tersendiri karena bisa berbagi rezeki dengan orang lain.
Lebaran juga identik dengan baju baru. Meski bukan kewajiban, banyak orang memilih mengenakan pakaian terbaik di hari raya. Hal ini menjadi simbol kebersihan diri dan semangat untuk memulai lembaran baru.
Di era modern, tradisi Lebaran juga mengalami perubahan. Silaturahmi kini tidak hanya dilakukan secara langsung, tetapi juga melalui pesan digital dan video call. Meski begitu, makna kebersamaan tetap terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....