Bupati BS Menyambut Audensi Dari BPOM Provinsi Bengkulu
- 08 Mar 2026 06:31 WIB
- Bintuhan
RRI. CO. ID, Bintuhan - Bupati Bengkulu Selatan, Rifai Tajudin, bersama Wakil Bupati Yevri Sudianto menerima audiensi advokasi pengawasan obat dan makanan dari Badan Pengawas Obat dan Makanan Provinsi Bengkulu di ruang kerja Bupati, Rabu, 4 Maret 2026. Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi antara pemerintah daerah dengan lembaga pengawas guna menjamin keamanan obat dan makanan yang beredar di masyarakat.
Audiensi tersebut turut dihadiri Kepala Balai POM di Bengkulu Kodon Tarigan beserta jajaran tim, Sekretaris Daerah Susmanto, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Isran Kasiri, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan. Kehadiran para pejabat ini menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan.
Dalam suasana diskusi yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi, berbagai isu strategis terkait pengawasan obat dan makanan turut dibahas. Mulai dari peningkatan pengawasan produk pangan, edukasi kepada masyarakat, hingga penguatan koordinasi lintas sektor dalam mencegah peredaran produk ilegal dan berbahaya.
Bupati Rifai Tajudin menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan berkomitmen mendukung penuh upaya pengawasan obat dan makanan demi melindungi kesehatan masyarakat.
“Pengawasan terhadap obat dan makanan sangat penting karena berkaitan langsung dengan kesehatan dan keselamatan masyarakat. Pemerintah daerah siap bersinergi dengan BPOM untuk memastikan produk yang beredar aman, bermutu, dan layak konsumsi,” ujar Rifai Tajudin.
Ditambhkan Bupati bahwa sinergi antara pemerintah daerah dan BPOM perlu terus diperkuat melalui berbagai program edukasi dan pengawasan di lapangan. Kolaborasi ini harus terus ditingkatkan, baik melalui sosialisasi kepada pelaku usaha maupun pengawasan di pasar dan fasilitas distribusi, agar masyarakat benar-benar terlindungi dari produk yang tidak memenuhi standar.
Sementara itu, Kepala Balai POM di Bengkulu Kodon Tarigan menyampaikan bahwa audiensi ini merupakan bagian dari upaya advokasi untuk memperkuat dukungan pemerintah daerah terhadap program pengawasan obat dan makanan. Pihaknya berharap melalui pertemuan ini terbangun kerja sama yang lebih kuat antara BPOM dan Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan dalam mengawasi peredaran obat dan makanan di wilayah ini,” kata Kodon Tarigan.
" Bahwa pengawasan tidak hanya dilakukan oleh BPOM semata, tetapi juga memerlukan dukungan pemerintah daerah dan masyarakat. Dengan sinergi yang baik, kami optimistis pengawasan dapat berjalan lebih efektif sehingga masyarakat terlindungi dari produk obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan,” tuturnya
Audiensi tersebut diakhiri dengan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi serta mendorong berbagai program pengawasan dan edukasi kepada masyarakat. Melalui kerja sama yang solid antara pemerintah daerah dan BPOM, diharapkan keamanan serta kualitas obat dan makanan yang beredar di Bengkulu Selatan dapat terus terjaga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....