Tekan Inflasi Pemkab Kaur Melaksanakan Pasar Murah

  • 04 Mar 2026 22:18 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan – Dalam upaya menekan inflasi dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, Pemerintah Kabupaten Kaur melalui Bagian Ekonomi Setda Kaur menggelar pasar murah di bulan Ramadan. Kegiatan perdana ini dibuka langsung oleh Bupati Kaur, Gusril Pausi, yang berlangsung di halaman Kantor Camat Kaur Selatan Rabu, 4 Maret 2026.

Kepala Bagian Ekonomi Setda Kaur, Erni Salbiah, dalam laporannya menyampaikan bahwa pasar murah ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menjaga stabilitas harga sekaligus membantu warga memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan dan menjelang hari raya idul Fitri. Untuk harga bahan pokok yang tersedia harganya lebih murah 20 persen di bandingkan dengan harga di pasaran.

“Pasar murah ini digelar untuk menekan inflasi sekaligus membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok di bulan Ramadan. Komoditas yang dijual di sini rata-rata 20 persen lebih murah dibandingkan harga di pasaran,” ujarnya.

Adapun sejumlah bahan pokok yang dijual dalam pasar murah tersebut antara lain gula pasir seharga Rp14.000 per kilogram, terigu Segitiga Biru Rp9.000 per kilogram, tepung sagu kemasan Rp6.000, bawang merah setengah kilogram Rp18.000. kemudian susu Frisian Flag kaleng Rp10.000, telur ayam ras Rp45.000 per karpet, Simas 5500.

Sementara itu, Bupati Kaur Gusril Pausi, S.Sos. MAP, pada saat membuka pasar murah menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi bagian dari strategi pengendalian inflasi daerah. berharap kegiatan pasar murah ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, terutama memenuhi kebutuhan bahan di bulan Ramadan dan menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Kami berharap melalui pasar murah ini, masyarakat dapat terbantu dan kebutuhan pokok selama Ramadan dapat terpenuhi. Saya menghimbau masyarakat dapat memanfaatkan pasar murah ini untuk memenuhi kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau,” katanya.

Bupati juga berpesan kepada panitia penyelenggara untuk terus berinovasi, terutama dalam menentukan lokasi kegiatan. Menurutnya, pasar murah tidak harus selalu dipusatkan di halaman kantor camat, melainkan dapat digelar di desa atau lapangan terbuka yang lebih mudah dijangkau karena pemilihan lokasi sangat menentukan tingkat partisipasi warga. Hal ini dikarenakan ada beberapa Kantor camat lokasinya agak jauh dengan masyarakat jadi kepada panitia agar memilih lokasi yang strategis mudah di jangkau masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....