China Larang Dracin Bertema CEO Kaya Raya

  • 29 Jan 2026 11:05 WIB
  •  Bintuhan

RRI.CO.ID, Bintuhan - Pemerintah China resmi memperketat regulasi konten hiburan digital dengan melarang drama pendek atau dracin bertema CEO kaya raya, khususnya yang mengangkat kisah cinta antara bos supertajir dan perempuan miskin. Kebijakan ini dikeluarkan oleh otoritas penyiaran dan media China sebagai bagian dari upaya menata ekosistem konten digital agar lebih sehat dan realistis.

Dalam beberapa tahun terakhir, dracin bertema CEO galak, tajir melintir, dan penuh pamer kemewahan menjamur di berbagai platform digital. Genre ini dinilai terlalu sering menampilkan fantasi sosial yang tidak masuk akal, seperti kesuksesan instan, gaya hidup mewah berlebihan, serta relasi kuasa yang timpang namun dibungkus romantisasi.

Otoritas China menilai konten semacam itu berpotensi menyesatkan penonton, terutama generasi muda, karena mengaitkan kebahagiaan dengan kekayaan ekstrem dan hubungan asmara yang tidak realistis. Selain itu, tema pamer harta dianggap bertentangan dengan nilai kesederhanaan dan etika sosial yang ingin ditegakkan pemerintah.

Larangan ini bukan berarti karakter CEO sepenuhnya dihapus dari dunia drama, melainkan pembatasan pada penggambaran berlebihan—seperti CEO arogan, superkaya tanpa latar usaha yang jelas, serta kisah cinta yang menjadikan kemiskinan sebagai daya tarik romantis.

Sebagai gantinya, pemerintah mendorong rumah produksi untuk menghadirkan cerita yang lebih membumi, menonjolkan kerja keras, nilai keluarga, kontribusi sosial, dan karakter yang realistis. Drama yang mengangkat profesi pengusaha tetap diperbolehkan, selama tidak menonjolkan glorifikasi kekayaan secara ekstrem.

Kebijakan ini menjadi sinyal tegas bahwa China semakin serius mengontrol arah konten hiburan digital. Bagi industri kreatif, aturan ini sekaligus menjadi tantangan untuk tetap berinovasi tanpa mengandalkan formula cerita lama yang sarat fantasi dan pamer kemewahan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....