Mohammad Amin, Juri Sekaligus Penggerak Musik Kreatif

  • 08 Nov 2025 10:02 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Direktur Musik Kementerian Ekonomi Kreatif, Mohammad Amin tahun ini dipercaya menjadi salah satu juri Bintang Radio Indonesia 2025. Kehadirannya memberikan perspektif baru bagi para finalis dalam memahami pentingnya profesionalisme dan karakter dalam bermusik.

Sebagai Direktur Musik, Amin dikenal aktif mendorong penguatan ekosistem musik nasional. Ia menekankan pentingnya tata kelola yang baik agar industri musik Indonesia bisa tumbuh secara berkelanjutan.

Pria kelahiran Palu, Sulawesi Tengah ini bukan hanya birokrat, tetapi juga akademisi dan musisi. Ia menempuh pendidikan doktoral di Universitas Indonesia dengan riset tentang pengaruh politik terhadap perkembangan musik tradisional.

Saat ini diketahui ia menjadi dosen tamu di Universitas Indonesia. Untuk mata kuliah Kebudayaan dan Industri Kreatif di Program Magister Industri Kreatif, Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia.

Dalam perjalanan pendidikannya, Amin meraih gelar Doktor dari Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia pada 2013. Ia juga sempat mengikuti program akademik di Leiden University, Belanda, melalui beasiswa sandwich-like program.

Sebelumnya, ia menyelesaikan dua gelar magister di bidang Asian Studies dengan fokus pada kebijakan kebudayaan di Indonesia dari University of Hawaii. Serta Kajian Seni Pertunjukan di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta.

Di luar dunia akademik, Amin juga seorang musisi tradisi yang memainkan alat musik kakula, gong khas Sulawesi Tengah. Ia berhasil memperkenalkan kesenian tersebut ke berbagai negara seperti Amerika Serikat dan Belanda.

Sebagai pimpinan grup musik tradisi Ensemble Modero Palu, Amin telah menghasilkan dua album world music yang mendapat sambutan positif. Karya-karya grup tersebut telah dipentaskan di berbagai negara.

Baru-baru ini ia juga merilis single berjudul ‘Tunju Ri Peti’. Menggabungkan unsur Electronic Dance Music (EDM) dengan nyanyian anak-anak Kaili.

Dalam ajang Bintang Radio Indonesia 2025, Amin menilai ajang tersebut berperan penting dalam melahirkan penyanyi berkarakter. Ia berharap para peserta tak hanya memiliki suara indah, tetapi juga memahami nilai, budaya, dan orisinalitas dalam karya mereka.

Amin menegaskan, pendekatan ekonomi kreatif menuntut peserta memahami nilai jual unik mereka. Hal itu menjadi modal utama untuk bersaing dalam industri musik yang dinamis.

Amin berharap para finalis mampu menjadikan ajang ini sebagai momentum untuk terus bereksplorasi dan memperkuat ciri khas masing-masing. Dengan begitu, karya mereka dapat diterima tidak hanya oleh penikmat musik, tetapi juga oleh industri secara berkelanjutan.

Dengan pengalaman panjang di dunia musik dan kebijakan kreatif, ia menjadi sosok inspiratif bagi generasi muda. Membuktikan musik dapat menjadi jembatan antara pelestarian budaya dan pembangunan ekonomi kreatif Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....