Makanan Viral di Kalangan Anak Muda Indonesia

  • 06 Jan 2026 11:42 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak: Fenomena makanan viral di media sosial telah menjadi pendorong utama tren kuliner di kalangan anak muda Indonesia pada tahun 2025, dengan inovasi seperti Korean Garlic Bomb Bread, Es Krim Melona Bread, dan Fore Donut mendominasi platform TikTok dan Instagram.

Di era digital 2025, makanan viral bukan lagi sekadar camilan, melainkan simbol identitas sosial bagi anak muda Indonesia, khususnya Gen Z dan milenial awal. Tren ini didorong oleh algoritma TikTok dan Instagram Reels yang mempercepat penyebaran konten estetik, seperti roti bomb Korea atau donat fusion lokal, yang mencapai jutaan views dalam hitungan hari.

Fenomena ini mencerminkan pergeseran gaya hidup konsumen muda yang mengalokasikan hingga 20% pengeluaran bulanan untuk jajanan kekinian, memengaruhi sektor UMKM dan ritel makanan. Latar belakang tren ini terkait globalisasi rasa Asia (Korea-Thailand-Jepang) yang beradaptasi dengan plat lokal, ditambah kolaborasi brand seperti Fore Donut dari Fore Coffee.

Namun, di balik hype, muncul isu kesehatan seperti kandungan gula tinggi dan dampak lingkungan dari kemasan sekali pakai. Viralitas makanan 2025 dimulai dari konten pendek berformat ASMR atau unboxing, seperti review para titokers yang menampilkan Snack Tray Lawson dan Sosis Mamalelow. Platform ini memanfaatkan FYP (For You Page) untuk menjangkau 70% pengguna Gen Z, dengan hashtag #MakananViral2025 mencapai 500 juta views.

Kesimpulannya, Makanan viral 2025 merevolusi kuliner anak muda Indonesia, gabungkan hiburan digital dengan inovasi rasa, tapi tuntut keseimbangan nutrisi dan keberlanjutan. Dengan 10 tren utama seperti Korean Garlic Bomb Bread dan Fore Donut, sektor ini potensial ekonomi Rp50 triliun, namun mitigasi risiko kesehatan esensial. Implementasi strategi ini wujudkan tren kuliner bertanggung jawab.

Rekomendasi Berita