Manfaat Liburan Anak, Jaga Keseimbangan Fisik dan Mental

  • 05 Jan 2026 15:14 WIB
  •  Biak

KBRN, Biak : Liburan Natal dan Tahun Baru, waktunya anak bebas dari rutinitas harian dan mencoba hal-hal baru. Psikolog Nur Ainy Fardana mengatakan, liburan merupakan bagian dari upaya menjaga keseimbangan fisik dan mental anak.

Pasalnya, anak-anak telah menghabiskan banyak waktu dengan rutinitas kegiatan yang menguras kemampuan kognitif, fisik, dan emosional mereka. Maka dari itu, masa libur menjadi momen yang tepat untuk mengembalikan energi anak, sekaligus memberi ruang untuk mengeksplorasi pengalaman baru di luar rutinitas akademik.

Psikolog yang akrab disapa Neny menambahkan, pengalaman baru tersebut tidak selalu harus hadir melalui kegiatan liburan yang membutuhkan biaya besar. Menurutnya, orang tua dapat merancang berbagai aktivitas sederhana di rumah yang memberi ruang bagi anak untuk keluar dari rutinitas akademik. Pada momen inilah, liburan juga menjadi kesempatan untuk mempererat kebersamaan antara anak dan keluarga.

“Aktivitasnya bisa apa saja, sesederhana apa pun. Misalnya di rumah anak-anak bisa diajak membuat proyek tertentu atau kalau orang tuanya punya aktivitas usaha, anak-anak bisa terlibat di sana. Ajak anak-anak melakukan aktivitas yang selama ini tidak bisa mereka lakukan karena jadwal sekolah yang padat. Itu bisa jadi pengalaman baru untuk mereka,” ujarnya. Demikian mengutip laman liputan.com.

Menurutnya, tekanan semacam itu justru dapat mengurangi manfaat liburan bagi anak. Ia menilai, masa libur harus menjadi ruang bermain dan berekspresi. Agar anak memiliki kesempatan untuk mengenali kepribadiannya serta mengeksplorasi potensi di luar rutinitas sekolah yang ketat. peran orangtua menjadi aspek penting dalam memastikan pengalaman liburan anak benar-benar bermakna. Sebab, setiap anak memiliki karakter dan kebutuhan yang berbeda. Sehingga orang tua perlu peka dalam mendampingi dan memfasilitasi aktivitas selama masa libur.

Rekomendasi Berita