Menteri Wihaji: Hampir 4.000 TPK Indramayu Distribusikan MBG 3B
- 18 Sep 2026 09:12 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kepala BKKBN Wihaji menugaskan hampir 4.000 Tim Pendamping Keluarga di Indramayu untuk mendistribusikan MBG 3B kepada kelompok sasaran.
- MBG 3B ditujukan untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita yang tidak terdaftar di PAUD.
- Penugasan TPK didasarkan pada Peraturan Presiden Nomor 115 untuk menyalurkan program kesehatan keluarga secara maksimal.
Video
RRI.CO.ID, Indramayu - Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji menyebut hampir 4.000 Tim Pendamping Keluarga (TPK) di Indramayu mendapat tugas mendistribusikan MBG 3B. Penugasan tersebut ditujukan untuk menyalurkan MBG kepada ibu hamil, ibu menyusui, dan balita non PAUD.
Wihaji menjelaskan, tugas baru TPK tersebut diberikan berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 115. Ia menyebut TPK didayagunakan untuk mendistribusikan MBG 3B kepada kelompok sasaran tersebut.
“Di Indramayu hampir ada 4.000-an Tim Pendamping Keluarga yang mendapat tugas baru berdasarkan Perpres No. 115. Kita diminta untuk mendayagunakan para Tim Pendamping Keluarga untuk mendistribusikan MBG 3B,” ujar Wihaji saat ditemui usai Temu Kader TPK di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, Kamis, 17 September 2026.
Wihaji mengatakan penugasan tersebut menjadi alasan pihaknya mengecek langsung pelaksanaan distribusi MBG 3B di Indramayu. Ia menyebut distribusi sudah berjalan di sebagian besar wilayah, meski masih terdapat beberapa SPPG yang belum menjalankannya.
“Alhamdulillah lebih dari separuh sudah jalan, ada beberapa yang belum. Karena itu nanti yang belum, akan kita tindak lanjuti, SPPG mana yang belum,” kata Wihaji.
Menurut Wihaji, distribusi MBG 3B di Indramayu rata-rata telah berjalan hampir 80 hingga 90 persen. Pemeriksaan lapangan dilakukan untuk memastikan tugas baru tersebut dapat dikerjakan oleh para TPK.
“Tapi rata-rata hampir 80 sampai 90 persen sudah. Karena itu kita pastikan bahwa tugas baru ini bisa dikerjakan oleh para TPK, maka kita cek langsung,” ucap Wihaji.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....