Kementrans Ubah Paradigma Transmigrasi jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi
- 13 Agt 2026 14:39 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Kementerian Transmigrasi mengubah paradigma transmigrasi dari pemindahan penduduk menjadi pembangunan kawasan ekonomi terintegrasi.
- Pemerintah ingin membangun pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan transmigrasi, sehingga masyarakat datang secara sukarela karena tersedia peluang ekonomi.
- Kementrans menggandeng 10 perguruan tinggi untuk menghadirkan sumber daya manusia unggul dan mengoptimalkan potensi ekonomi kawasan.
Video
RRI.CO.ID, Jakarta - Kementerian Transmigrasi mengubah paradigma pembangunan transmigrasi menjadi pengembangan kawasan ekonomi terintegrasi. Pendekatan baru tersebut ditujukan untuk menarik masyarakat datang secara sukarela sekaligus mempercepat pemerataan pembangunan.
Menteri Transmigrasi, Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara, mengatakan transmigrasi tidak lagi sekadar memindahkan penduduk. Ia menyebut, pemerintah kini membangun kawasan ekonomi yang mampu menciptakan peluang dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Iftitah menjelaskan program transmigrasi memiliki tiga tujuan utama sesuai Undang-Undang Nomor 15 Tahun 1997. Ketentuan tersebut telah disempurnakan melalui Undang-Undang Nomor 29 Tahun 2009, mencakup kesejahteraan, pemerataan pembangunan, serta persatuan nasional.
Menurutnya, persoalan kemiskinan dan ketimpangan menjadi perhatian pemerintah karena masih terjadi di tengah besarnya potensi sumber daya alam Indonesia. Kondisi tersebut mendorong pemerintah mengevaluasi pendekatan pembangunan transmigrasi agar memberikan dampak ekonomi lebih besar.
Iftitah mengatakan pemerintah kemudian melakukan kajian untuk mengubah pola pembangunan kawasan transmigrasi. Kawasan transmigrasi kini diarahkan menjadi wilayah yang memiliki aktivitas ekonomi dan ekosistem pembangunan secara terpadu.
Iftitah menambahkan transformasi tersebut sekaligus menjadi strategi pemerintah memanfaatkan bonus demografi Indonesia. Pembangunan transmigrasi diarahkan dari sekadar penyediaan tempat tinggal menjadi pengembangan kawasan ekonomi yang terintegrasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....