Sektor Ekraf Berkontribusi 7,3 persen dalam PDB Nasional 2025
- 10 Agt 2026 10:37 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya menyatakan sektor ekonomi kreatif berhasil menunjukkan performa positif dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.
- Sektor ekonomi kreatif memberikan kontribusi signifikan sebesar 7,3 persen terhadap pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.
- Menteri Teuku optimis bahwa sektor ekonomi kreatif nasional akan terus berkembang seiring dengan pesatnya pertumbuhan yang terjadi saat ini.
Video
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif (Menekraf), Teuku Riefky Harsya mengungkapkan, sektor ekonomi kreatif (ekraf) berhasil menunjukan performanya. Hal itu disampaikan Teuku, saat mengikuti diskusi panel dalam acara Hari Game Indonesia (HARGAI) 2026.
Teuku menilai performa ekraf ini, mampu memberikan kontribusi dalam pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) nasional mencapai 7,3 persen. Bahkan melihat pesatnya pertumbuhan ekraf di Indonesia saat ini, ia optimis bahwa sektor ekonomi kreatif nasional akan terus berkembang.
"Kalau kita melihat dari data bahwa kontribusi sektor Ekraf terhadap PDB nasional di tahun 2025 sudah 7,3 persen ya. Artinya kami optimistis dalam satu tahun ke depan itu melampaui 8 persen," kata Teuku saat diskusi panel di Garuda Sparks Innovation Hub, Jakarta, Sabtu, 8 Agustus 2026.
Lebih lanjut Menekraf mengungkapkan, dari pertumbuhan ekonomi kreatif tersebut, juga selaras dengan meningkatnya industri aplikasi dan gim nasional. Teuku menuturkan bahwa industri tersebut, mampu mencatatkan pertumbuhan hingga 18,22 persen.
Tidak tanggung-tanggung, Menekraf mengklaim capaian pertumbuhan aplikasi dan gim nasional ini terjadi dalam waktu yang cukup singkat. Hal ini menunjukan dampak positif dan berkesinambungan, dari pertumbuhan aplikasi dan gim nasional terhadap kebutuhan tenaga kerja Indonesia.
"Pertumbuhan aplikasi dan games sendiri dibandingkan tahun sebelumnya itu meningkat, sekitar 18,22 persen, ya. Dan ini sangat signifikan impact-nya juga ke tenaga kerja," ujarnya.
Sebagai pengampu pertumbuhan ekonomi kreatif diungkapkan Teuku, Kemenekraf terus melakukan pembinaan dan pendampingan terhadap pelaku ekonomi kreatif nasional. Hal ini sebagai bentuk komitmen pemerintah, dalam menjamin pertumbuhan dan keberlanjutan ekonomi kreatif Indonesia untuk berdaya saing global.
"Tentu kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan hal tersebut, baik kaitannya bagaimana investasi ke sektor game ini bisa semakin meningkat. Salah satunya kolaborasi dengan Komdigi dan Kementerian Perdagangan serta Pemda DKI yang kami lakukan di tahun 2025," ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....