BGN Tegaskan Zero Tolerance Kasus Keracunan Program MBG
- 08 Agt 2026 08:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- BGN menegaskan kebijakan zero tolerance terhadap kasus keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
- Setiap kasus keracunan ditindaklanjuti dengan penghentian sementara operasional dapur, investigasi, dan evaluasi petugas.
- BGN memperkuat tata kelola bersama Kementerian Kesehatan dan para ahli untuk mewujudkan target nol kasus keracunan.
Video
RRI.CO.ID, Jakarta – Badan Gizi Nasional (BGN) menegaskan komitmennya menerapkan kebijakan zero tolerance terhadap kasus keracunan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah tersebut dilakukan melalui penguatan tata kelola, evaluasi menyeluruh, serta penegakan sanksi bagi dapur penyelenggara yang terbukti lalai.
Kepala BGN, Sudaryono, mengatakan sejak awal pihaknya berkomitmen mencegah terjadinya keracunan makanan dalam pelaksanaan program MBG. Meski demikian, BGN mengakui masih terdapat sejumlah kasus yang terjadi di beberapa daerah, seperti Semarang dan Jayapura.
Menurutnya, setiap laporan dugaan keracunan langsung ditindaklanjuti dengan menghentikan sementara operasional dapur terkait. BGN juga mengirim tim investigasi untuk mencari penyebab kejadian sekaligus memeriksa sampel makanan bersama dinas kesehatan setempat.
Selain penegakan sanksi, BGN juga memperkuat sistem pencegahan melalui penyempurnaan tata kelola. Langkah tersebut dilakukan bersama Kementerian Kesehatan, pakar keamanan pangan, serta pelaku industri katering untuk menyusun standar operasional yang lebih ketat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....