Bupati Langkat Resmi Kenakan Rompi Oranye KPK
- 04 Jul 2026 02:27 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Bupati Langkat Syah Afandin resmi mengenakan rompi tahanan oranye KPK setelah ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap proyek pengadaan seragam sekolah di Pemkab Langkat.
- Syah Afandin keluar dari Gedung Merah Putih KPK menuju mobil tahanan pada pukul 01.29 WIB, Sabtu 4 Juli 2026, sambil tersenyum dan menjawab singkat pertanyaan media.
- KPK juga menetapkan pihak swasta Yaqub Abdhal Al Mu'arif sebagai tersangka bersama Syah Afandin dalam kasus dugaan suap proyek tersebut.
Video
RRI.CO.ID, Jakarta – Bupati Langkat Syah Afandin resmi mengenakan rompi tahanan oranye KPK usai ditetapkan sebagai tersangka dugaan suap proyek. Syah Afandin tampak keluar dari Gedung Merah Putih KPK menuju mobil tahanan sekitar pukul 01.29 WIB, sambil tersenyum, Sabtu 4 Juli 2026.
Saat berjalan menuju mobil tahanan, Syah Afandin sempat menjawab singkat pertanyaan awak media. Ketika ditanya apakah ada pihak yang memberi informasi terkait operasi tangkap tangan (OTT) KPK, ia membantah.
Ia juga menjelaskan alasan kembali ke Medan setelah menghadiri kegiatan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi). Menurutnya, acara tersebut memang telah selesai.
"Ndak ada. Memang sudah habis acaranya," ujar Bupati Langkat, Syah Afandin di gedung Merah Putih KPK, Sabtu 4 Juli 2026.
Saat ditanya apakah ada pesan yang ingin disampaikan kepada masyarakat, Syah Afandin hanya mengucapkan terima kasih. "Nggak, terima kasih, terima kasih," ujarnya.
Syah Afandin tidak memberikan tanggapan ketika awak media menanyakan dugaan suap terkait pengadaan seragam sekolah. Sebelumnya, KPK menetapkan Syah Afandin bersama pihak swasta Yaqub Abdhal Al Mu'arif sebagai tersangka dugaan suap proyek di Pemkab Langkat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....