Muhadjir Effendy Tiba-Tiba Datangi Gedung KPK terkait Kasus Kuota Haji
- 18 Mei 2026 18:11 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji, Muhadjir Effendy, tiba-tiba mendatangi Gedung Merah Putih KPK
- KPK periksa Muhadjir Effendy soal korupsi kuota haji
Video
RRI.CO.ID, Jakarta - Penasihat Khusus Presiden Bidang Urusan Haji, Muhadjir Effendy, tiba-tiba mendatangi Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin 18 Mei 2026. Kedatangan Muhadjir diketahui terkait penyidikan dugaan korupsi kuota haji yang tengah diusut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Muhadjir tiba di Gedung KPK sekitar pukul 17.55 WIB. Namun, ia tidak memberikan banyak penjelasan kepada wartawan terkait kedatangannya tersebut.
“Enggak-enggak. Kan sudah diumumin (Jadwal pemeriksaan dirinya),” ujar Muhadjir singkat saat ditemui awak media digedung KPK, Senin 18 Mei 2026.
Sebelumnya, KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Muhadjir sebagai saksi dalam kapasitasnya sebagai Menteri Agama ad interim tahun 2022. Namun, pemeriksaan tersebut ditunda setelah Muhadjir mengajukan permohonan penjadwalan ulang kepada penyidik.
Jubir KPK Budi Prasetyo mengatakan, Muhadjir belum dapat memenuhi panggilan pemeriksaan karena memiliki agenda lain yang telah terjadwal. "Yang bersangkutan sudah terjadwal untuk agenda lainnya, sehingga belum bisa memenuhi panggilan pemeriksaan hari ini,” kata Budi.
KPK menegaskan setiap keterangan saksi dibutuhkan dalam proses penyidikan perkara dugaan korupsi kuota haji tersebut. Karena itu, pemeriksaan terhadap Muhadjir tetap akan dilakukan pada jadwal berikutnya.
Kasus dugaan korupsi kuota haji bermula dari pengalihan kuota tambahan haji tahun 2024. Dalam penyidikan, KPK menduga terjadi penyimpangan pengalokasian kuota haji khusus yang melebihi aturan.
KPK juga mendalami dugaan adanya pungutan dari sejumlah Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) terkait percepatan keberangkatan jamaah. KPK telah menetapkan empat tersangka.
Mereka yakni mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, Ishfah Abidal Aziz alias Gus Alex. Direktur Operasional PT Maktour Ismail Adham, serta Komisaris PT Raudah Eksati Utama Asrul Azis Taba.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....