Roblox Wajibkan Verifikasi Usia untuk Pembatasan Fitur Akun

  • 02 Mei 2026 02:34 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Video

RRI.CO.ID, Jakarta - Platform Roblox mewajibkan seluruh penggunanya untuk melakukan verifikasi, sebagai syarat dapat mengakses akun. Hal itu disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid.

Verifikasi ini, sebagai bentuk komitmen kepatuhan Roblox terhadap Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 (PP Tunas). Ketentuan ini dijelaskan Menkomdigi, untuk memberikan batasan penggunaan akun Roblox, terhadap anak di bawah usia 16 tahun.

"Roblox sudah memulai melakukan age verification atau verifikasi usia terhadap seluruh user-nya. Ini yang menjadi penting, bahwa mereka yang tidak melakukan verifikasi usia, maka chats-nya akan dimatikan

Dengan langkah tersebut, nantinya Roblox akan mengetahui ketentuan fitur yang akan ditetapkan terhadap akun penggunanya. Bila verifikasi tersebut tidak dilakukan seluruh penggunanya, maka Roblox kata Meutya akan menonaktifkan sejumlah fiturnya.

"Termasuk ada kemungkinan orang di atas 16 tahun tidak melakukan verifikasi wajah, dia juga otomatis akan dimatikan fitur komunikasinya. Dan juga, pembatasan games kepada games-games yang berlaku kepada anak-anak kecil," ujarnya.

Selain itu Menkomdigi menuturkan, verifikasi usia tersebut, juga akan menentukan tampilan pada gim Roblox. Ia menyatakan bahwa dalam hal ini, Roblox memberikan batasan tampilan gim dengan ketentuan usia penggunanya.

"Fitur lainnya, ada pembatasan games sesuai klasifikasi usia. Jadi, nanti games yang bisa dilihat oleh (anak) di bawah 13 tahun, akan berbeda dengan yang dilihat oleh 16 tahun ke bawah, dan oleh 16 tahun ke atas," imbuh Menkomdigi Meutya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....