Harga Minyak Berpotensi Naik, Purbaya: Indonesia Sudah Siap
- 30 Mar 2026 17:11 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat berkomentar soal kemungkinan harga minyak yang tinggi dan dampaknya ke Indonesia
- Purbaya menegaskan, pemerintah sudah punya perhitungan sendiri untuk mengantisipasi krisis harga minyak
- Menurut Menkeu Purbaya, harga minyak 150 dolar AS per barel, AS akan kelabakan dan Trump bisa jatuh
Video
RRI.CO.ID, Jakarta - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sempat berkomentar soal kemungkinan harga minyak yang tinggi dan dampaknya ke Indonesia. Apalagi ada pandangan dari ekonom yang seolah-olah ekonomi Indonesia akan hancur kalau harga minyak bisa mencapai lebih dari USD100 per barel.
Purbaya menegaskan, pemerintah sudah punya perhitungan sendiri untuk mengantisipasi krisis harga minyak. Kalau pun harga minyak mencapai USD200 dolar per barel dunia akan mengalami krisis, bukan cuma Indonesia.
"Coba Anda lihat, Amerika aja sekarang sudah kelabakan kan, rakyatnya mulai marah. Bilang sampai 150 (dolar per barel), jatuh Trump, bukan kita," kata Purbaya dalam media briefing di Kementerian Keuangan pada 27 Maret 2026.
Sementara itu, hari ini harga minyak minyak Brent di level USD115 per barel. Sedangkan harga minyak WTI antara USD101-103 per barel (kurs rupiah Rp16.986 per dolar AS).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....