Kemenag Terapkan Murur dan Tanazul pada Haji 2025

  • 17 Apr 2025 17:28 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Video

KBRN, Jakarta: Dirjen Penyelenggara Haji dan Umrah Hilman Latief resmi membuka bimbingan teknis (bimtek) petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) Tahun 2025 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (17/4/2025). Bimtek PPIH Tahun 2025 sendiri mulai diselenggarakan sejak Senin (14/4/2025) hingga Minggu (20/4/2025).

Dalam sambutannya, Hilman mengatakan, ada yang berbeda pada penyelenggaraan ibadah haji tahun ini. Di mana skema murur dan tanazul yang akan kembali diterapkan bahkan diperluas.

"Tahun lalu kita menerapkan Murur. Maka, tahun ini juga kita terapkan dan diperluas," kata Hilman.

Murur adalah skema ketika jemaah melintas di Muzdalifah tanpa turun dari kendaraan. Kemudian, langsung menuju Mina setelah wukuf di Arafah, tanpa bermalam.

Sementara itu, skema tanazul akan diterapkan kepada sekitar 38.000 jemaah haji. Plt. Irjen Kemenag, Faisal Ali Hasyim mengatakan, skema ini untuk mengatasi kepadatan jemaah haji Indonesia saat berada di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna).

"Tahun lalu itu masih ada problem kita di kepadatan di Mina. Nah, di Mina karena memang jumlah kawasan ya memang segitu-segitunya dari dulu," kata Faisal.

"Sehingga memang mau tidak mau juga harus kita kurangi kapasitasnya. Nah, ini tahun ini ada rencana yang mudah-mudahan juga dikerjakan dengan skenario tanazul," ujarnya.

Tanazul adalah sistem yang memungkinkan sebagian jemaah untuk tidak menginap di tenda Mina, tetapi di hotel-hotel yang berada di sekitar area jamarat. Meskipun begitu, mereka tetap memenuhi syarat mabit secara syariat, karena tetap berada di wilayah Mina.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....