Adhi Bharoto: Fasilitas Sekolah Inklusif Kurang Memadai

  • 23 Jan 2025 19:06 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Video

KBRN, Jakarta: Aktivis Tuli dan Peneliti Bahasa Isyarat, Adhi Kusumo Bharoto, berbagi pengalamannya sebagai seorang tunarungu yang kesulitan mengikuti pembelajaran di sekolah inklusif. Selama bertahun-tahun, ia merasa terkendala karena kurangnya fasilitas dan dukungan yang memadai.

"Dulu guru-guru di sekolah tidak menggunakan bahasa isyarat dalam pengajaran. Saya hanya bisa melihat catatan teman. Setiap individu berhak mendapatkan pendidikan yang berkualitas, termasuk mereka yang memiliki disabilitas," Ujarnya dalam Kegiatan "Kolaborasi Untuk Inklusi: Mendorong Akses dan Akomodasi Layak bagi Penyandang Disabilitas dalam Sektor Pendidikan Tinggi dan Pekerjaan Formal, di Gedung Pakarti Centre, DKI Jakarta, Rabu (23/1/2025).

Ia berharap agar ke depannya, pendidikan di Indonesia semakin inklusif. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi antara berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan belajar yang mendukung bagi semua siswa. (Merlina Aryanti)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....