Gelar Simulasi, Bawaslu Ingin Petakan Potensi Kesalahan di TPS
- 20 Nov 2024 01:15 WIB
- Pusat Pemberitaan
Video
KBRN, Jakarta: Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI menggelar simulasi pengawasan pemungutan dan penghitungan suara Pilkada 2024 di TPS. Tujuannya diungkapkan Ketua Bawaslu RI, Rahmat Bagja, agar pihaknya dapat memetakan sejumlah potensi kesalahan terjadi saat pemungutan suara.
Ia menjelaskan potensi-potensi kesalahan ataupun kekeliruan yang terjadi seperti tidak ramah TPS untuk masyarakat pemilih dengan kebutuhan khusus. Hal tersebut kata Bagja sapaan akrabnya, dapat menghambat aksesibilitas pemilih berkebutuhan khusus.
Selain itu, kemungkinan kesalah pahaman petugas di TPS dalam pemaknaan frasa akronim maupun penggunaan istilah didalam formulir. Ia mengatakan terdapat sejumlah akronim ataupun penggunaan kata pada formulir dalam Pilkada 2024 yang dapat membingungkan petugas KPPS.
Potensi lainnya Bagja mengungkapkan, pihaknya ingin mengetahui sejauhmana para petugas di TPS mengetahui mekanisme pemungutan suara. Karena diungkapkannya, masih banyak ditemukan petugas TPS yang belum mengetahui syarat seseorang untuk secara sah menggunakan hak pilihnya.
Tidak hanya itu, simulasi pengawasan dilakukan juga untuk memberikan ketepatan waktu dan seluruh tahapan pemungutan dan penghitungan suara. Lebih lanjut Bagja mengungkapkan, para petugas juga harus memastikan keterbutuhan logistik pemungutan suara, sesuai dengan jumlah yang dibutuhkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....