Alasan Kemkomdigi Belum Besuk Anak-anak Korban Judol di RSCM
- 19 Nov 2024 11:10 WIB
- Pusat Pemberitaan
Video
KBRN, Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) buka suara terkait pihaknya belum menjenguk ratusan anak-anak korban judi online (judol). Diketahui ratusan anak-anak itu mendapatkan penanganan medis rawat jalan dan inap di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).
Menteri Komdigi, Meutya Hafid mengungkapkan alasan hingga kini pihaknya belum membesuk ratusan anak korban judol. Ia mengatakan tidak ingin membuat keriuhan di RSCM dan tidak ingin mengganggu masa pemulihan para korban.
Hal itu dapat terjadi, ketika ia maupun jajaran pejabat di Kemkomdigi menyambangi RSCM. Sebab menurutnya dengan kehadiran pejabat di suatu tempat, tentunya akan membuat keriuhan tersendiri dan mengganggu pemulihan pasien.
Karena menurut Meutya, korban judol khususnya anak-anak yang mendapatkan penanganan medis di RSCM sedang mengalami gangguan psikologisnya. Untuk itu pemulihan korban sangat diutamakan, dengan tidak mengganggunya.
Kendati demikian, ia mengungkapkan telah mengirimkan tim untuk berkoordinasi perkembangan penanganan medis dengan pihak RSCM. Menkomdigi juga mengaku, telah berkomunikasi dengan tim dokter RSCM, untuk mengoptimalkan penanganan pemulihan ratusan anak-anak korban praktik judol.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....