Karya Intelektual 'Semesta Senggang' Hadirkan Kolaborasi Unik
- 22 Des 2023 11:21 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Intellectual property (IP) atau karya intelektual belakangan ini menjadi perhatian di bidang industri kreatif tanah air. Potensi karya intelektual sebagai aset baru industri kreatif ini pun memicu banyak kreator untuk mengembangkan karya mereka.
Salah satu kreator yang menaruh perhatian pada potensi karya intelektual adalah Raiy Ichwana yang merupakan pengarang buku. Raiy adalah sekaligus pemilik IP Semesta Senggang.
Karya intelektual Semesta Senggang karya Raiy, berawal dari sebuah novel berjudul “Senggang” yang dirilis tahun 2016. Novel bergenre drama-supranatural ini, mengisahkan seorang pemuda bernama Jastin.
Ia mencoba melupakan kesedihannya atas berpulangnya Ambu. Ibundanya yang wafat karena kecelakaan. Ia lalu mencari cara agar bisa kembali berjumpa dengan sang Ibu, meski hanya dalam wujud ruh.
“Siapa sangka, novel yang berawal dari ungkapan hati saya atas pengalaman pribadi usai ditinggal ibu saya yang meninggal dunia. Bisa diterima baik oleh pembaca dan berkembang menjadi sebuah karya intelektual,” kata pengarang yang akrab disapa Raiy ini, saat acara peluncuran kolaborasi Semesta Senggang X Ann’s Bakehouse & Creamery di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (22/12/2023).
Novel Senggang, lanjut kemudian berlanjut menjadi novel sekuel berjudul “Gama” yang
dirilis tahun 2019 dan masih bergenre drama-supranatural. Buku kedua dari serial Semesta Senggang mengisahkan tentang seorang presiden bernama Gunthoro Abdulloh Mardjono Aribowo yang disapa Presiden Gama yang hidup bersama sisi gelap ibunya yang dirasuki entitas gaib.
Melalui bantuan seorang jurnalis Istana bernama Andro yang diketahui memiliki kekuatan supranatural tersembunyi. Presiden Gama mencoba melepaskan entitas gaib yang ada di dimensi tak terjangkau di dalam jiwa ibunya.
Usai disambut baik novelnya oleh Rekan Semesta, sebutan para pembaca setia Raiy
Ichwana, Semesta Senggang kini bertumbuh menjadi karya intelektual. Karya ini menghadirkan kolaborasi bersama merek pastry ternama di Jakarta, yakni Ann’s Bakehouse & Creamery.
Kolaborasi bertajuk “A Piece of Folklore” ini, menghadirkan paket kue Semesta Senggang yang berisi satu potong kue Pisang Berlian dan Bara Hibrida. Di setiap pembeliannya juga mendapatkan satu set stiker karakter yang ada di cerita novel “Senggang” dan “Gama”.
Serta sebuah kartu yang berisi cerita tentang kue yang berkaitan dengan bagian dari cerita novel grafis “Hibrida”. Ini dijadwalkan rilis pada Mei 2024.
“Kue Pisang Berlian ini basenya adalah kue pisang yang bertabur kacang dengan coklat. Tekstur kue ini merepresentasikan batuan Arca Waduk yang akan menjadi bagian dari cerita “Hibrida” nanti," kata Raiy.
Sedangkan, Bara Hibrida yang merupakan kue dark chocolate akan menjadi cerminan dari karakter Prabu Gasmara yang juga bakal muncul di cerita bukunya nanti. "Jadi, lewat kue ini kita spill tipis-tipis soal buku Hibrida yang baru bisa kita baca full ceritanya tahun depan,” kata Raiy.
Sementara itu, Tri Murhayanti selaku Ann’s Bakehouse & Creamery Partnership Manager menuturkan kedua produk kue dihadirkan dalam kolaborasi bersama Senggang, merupakan dua varian terbaik yang ada dalam menu mereka. Pisang Berlian dan Bara Hibrida, kata Tri asalnya bernama Super Banana dan Super Nemesis dinamakan ulang untuk kebutuhan kolaborasi ini.
“Perlu diketahui bahwa kue ini merupakan produk yang gluten-free dan egg-free serta
pemanis yang digunakan berasal dari madu. Sehingga memberikan sensasi rasa yang berbeda,” katanya.
Raiy menimpali, awal ketertarikan berkolaborasi dengan Ann’s Bakehouse & Creamery berawal dari dirinya yang merupakan penggemar berat kue-kue dari merek tersebut. Hingga pada saat acara Jakarta Dessert Week 2023, Ann’s Bakehouse membuat kue khusus yang bernama Pisang Berlian dan Kembang Tujuh Rupa.
“Dari situlah, saya terpikir untuk berkolaborasi sama mereka. Ternyata Ann’s sangat terbuka dengan unsur supranatural untuk produk kue mereka," katanya.
"Saya secara personal pun nggak menyangka berawal dari buku sekarang bisa jadi kue,” kata Raiy. Lebih lanjut, momen kolaborasi antara keduanya juga digagas sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan karya intelektual Semesta Senggang.
Kini karya itu telah berjalan selama enam
tahun dan Ann’s Bakehouse & Creamery yang sudah sembilan tahun hadir menyuguhkan aneka kue. Ini memberikan pengalaman personal bagi para konsumennya.
Acara kolaborasi ini, turut didukung oleh perusahaan marketing agency & intellectual property development, Specular Creative. Perusahaan yang berpengalaman mengelola pemasaran, citra dan karya intelektual berbagai merek ternama ini memberikan dukungan terhadap Semesta Senggang.
Ini sebagai bentuk perhatian mereka terhadap karya-karya intelektual lokal. Bahkan, ke depan terbuka untuk berencana menciptakan karya bersama dengan beragam format bersama Semesta Senggang.
“Spesialisasi kami adalah menciptakan, me-manage, dan mengimplementasikan beragam campaign terutama untuk online marketing. Jadi itulah dukungan yang kami berikan untuk Semesta Senggang pada kesempatan ini,” ujar Chief Marketing Officer Specular Creative, Ganindra Bimo.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....