Kenapa Lesotho Dijuluki 'Kingdom in the Sky'?

  • 04 Okt 2026 14:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Lesotho merayakan Hari Kemerdekaan pada tanggal 4 Oktober setiap tahunnya untuk memperingati kemerdekaannya dari Inggris pada tahun 1966.
  • Negara Lesotho memiliki julukan unik 'Kingdom in the Sky' atau 'Kerajaan di Langit' karena seluruh wilayahnya berada di ketinggian sangat tinggi.
  • Lesotho merupakan negara kecil yang terletak di Afrika bagian selatan dengan karakteristik geografis yang unik sebagai negara pegunungan.

RRI.CO.ID, Jakarta — Lesotho memperingati Hari Kemerdekaan setiap tanggal 4 Oktober untuk menandai kemerdekaannya dari Inggris pada 1966. Negara kecil di Afrika bagian selatan ini memiliki julukan unik, yaitu Kingdom in the Sky atau Kerajaan di Langit.

Dilansir dari berbagai sumber, julukan tersebut bukan sekadar nama untuk menarik wisatawan. Lesotho merupakan negara pegunungan dengan wilayah yang berada di ketinggian sangat tinggi.

Menurut Pemerintah Lesotho, negara ini memiliki wilayah yang sebagian besar terdiri dari dataran tinggi, perbukitan, dan pegunungan. Titik tertingginya adalah Thabana Ntlenyana yang mencapai 3.482 meter di atas permukaan laut.

Bahkan, titik terendah Lesotho berada sekitar 1.388 meter di atas permukaan laut. Kondisi tersebut membuat seluruh wilayah negara ini berada pada ketinggian lebih dari 1.000 meter.

Kondisi geografis tersebut membuat Lesotho berbeda dari banyak negara lainnya. Pemerintah Lesotho pun menggunakan sebutan Kingdom in the Sky untuk menggambarkan karakter pegunungan negara tersebut.

Pegunungan tidak hanya menjadi pemandangan di Lesotho, tetapi juga memengaruhi kehidupan masyarakatnya. Wilayah pegunungan menjadi tempat masyarakat menggembalakan ternak dan menjalankan berbagai aktivitas sehari-hari.

Kondisi alam Lesotho juga membuat negara ini memiliki banyak lembah dan sungai. Pegunungan menjadi sumber air penting bagi masyarakat sekaligus salah satu daya tarik wisata negara tersebut.

Selain pegunungan, Lesotho juga dikenal dengan kegiatan berkuda menggunakan kuda poni Basotho. Pemerintah Lesotho menyebut kegiatan berkuda dan trekking sebagai bagian dari pengalaman wisata di negara tersebut.

Julukan Kingdom in the Sky akhirnya menggambarkan hubungan erat Lesotho dengan wilayah pegunungannya. Negara ini tidak hanya memiliki pegunungan tinggi, tetapi juga kehidupan masyarakat yang berkembang di lingkungan tersebut.

Di balik julukan itu, Lesotho juga memiliki perjalanan sejarah sebagai negara merdeka. Sebelum merdeka, wilayah tersebut dikenal sebagai Basutoland dan berada di bawah kekuasaan Inggris.

Kini, Lesotho tetap dikenal sebagai Mountain Kingdom atau Kingdom in the Sky. Julukan tersebut mencerminkan kondisi geografis yang menjadi salah satu ciri khas negara di Afrika bagian selatan ini. (Rahmania Ulfah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....