Dari RRI hingga BBC London, Mengenal Sosok Yul Chaidir

  • 09 Sep 2026 15:30 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Yul Chaidir adalah salah satu penyiar penting dalam sejarah RRI yang belum banyak dikenal masyarakat luas.
  • Yul Chaidir bergabung dengan Radio Republik Indonesia sebagai penyiar pada 2 Januari 1956.
  • Karir Yul Chaidir berkembang hingga mencapai BBC London, menunjukkan prestasi internasional penyiar Indonesia.

RRI.CO.ID, Jakarta — Sejarah RRI tidak hanya dibentuk oleh nama-nama yang sering terdengar masyarakat. Salah satunya adalah Yul Chaidir, penyiar yang pernah berkarir hingga BBC London.

Melansir berbagai sumber, Yul Chaidir mulai bergabung dengan Radio Republik Indonesia sebagai penyiar pada 2 Januari 1956. Kariernya kemudian berkembang seiring dengan perjalanan panjangnya di dunia penyiaran.

Selain menjadi penyiar RRI, Yul juga pernah diperbantukan di Televisi Republik Indonesia atau TVRI. Pengalaman tersebut membuat perjalanan karirnya tidak hanya berlangsung di dunia radio.

Pada 1971, Yul mendapat kesempatan bekerja di BBC London. Ia tercatat bekerja di lembaga penyiaran tersebut hingga 1975.

Pengalaman di BBC London menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan karier Yul Chaidir. Ia menjadi salah satu penyiar RRI yang pernah mendapatkan pengalaman bekerja di lembaga penyiaran internasional.

Setelah kembali ke Indonesia, Yul kembali melanjutkan kariernya di RRI. Ia kemudian dipercaya menjadi Kepala Produser RRI Jakarta selama enam tahun.

Jabatan tersebut menunjukkan perkembangan karier Yul dari seorang penyiar menjadi bagian dari pengelolaan produksi siaran. Pengalamannya sebagai penyiar menjadi salah satu bekal dalam menjalankan tugas tersebut.

Setelah menjalankan tugas di Jakarta, Yul kemudian dipercaya memimpin Stasiun RRI Bukittinggi. Ia juga mendapat kepercayaan untuk memimpin Voice of Indonesia RRI.

Voice of Indonesia merupakan layanan RRI yang ditujukan untuk menjangkau pendengar di luar Indonesia. Peran tersebut membuat pengalaman Yul kembali berkaitan dengan penyiaran yang memiliki jangkauan internasional.

Perjalanan Yul Chaidir berlangsung selama puluhan tahun di lingkungan penyiaran. Ia akhirnya pensiun sebagai angkasawan RRI pada 1992.

Meski telah pensiun, Yul tetap dikenang sebagai salah satu penyiar RRI pada masa lalu. RRI mencatat suara khasnya menjadi bagian yang melekat dalam ingatan para pendengar.

Kisah Yul Chaidir memperlihatkan bahwa pekerjaan sebagai penyiar radio dapat berkembang ke berbagai bidang. Seorang penyiar tidak hanya berada di depan mikrofon, tetapi juga dapat terlibat dalam produksi dan pengelolaan siaran.

Perjalanan Yul juga menunjukkan hubungan antara radio Indonesia dan dunia penyiaran internasional. Pengalamannya di BBC London menjadi bagian yang membuat perjalanan kariernya berbeda dari banyak penyiar RRI lainnya.

Menjelang Hari Radio Nasional, kisah Yul Chaidir menjadi salah satu bagian dari sejarah panjang penyiaran Indonesia. Namanya mungkin tidak selalu disebut ketika membicarakan tokoh radio, tetapi perjalanan kariernya meninggalkan jejak dalam sejarah RRI. (Rahmania Ulfah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....