Bukan Terbuat dari Kaca, Begini Asal Usul Ditemukannya Cermin
- 21 Agt 2026 09:40 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Cermin telah digunakan manusia sejak ribuan tahun lalu dengan bahan awal berupa obsidian, batu vulkanik yang dapat dipoles hingga memantulkan bayangan.
- Cermin tertua yang diketahui ditemukan di Anatolia, Turki, dengan perkiraan usia sekitar 8.000 tahun dan dibuat dari obsidian yang dipoles.
- Obsidian adalah batu vulkanik yang dipilih oleh manusia kuno sebagai material utama untuk membuat cermin karena kemampuannya memantulkan bayangan setelah dipoles.
RRI.CO.ID, Jakarta - Cermin telah digunakan manusia sejak ribuan tahun lalu. Salah satu bahan awal yang digunakan adalah obsidian, batu vulkanik yang dapat dipoles hingga memantulkan bayangan.
Melansir Unica, salah satu cermin tertua yang diketahui ditemukan di Anatolia, Turki. Cermin tersebut diperkirakan berusia sekitar 8.000 tahun dan dibuat dari obsidian yang dipoles.
Penggunaan cermin kemudian berkembang di Mesir dan Mesopotamia. Melansir PubMed, masyarakat di kedua wilayah tersebut telah menggunakan cermin sekitar 2.000 tahun sebelum Masehi.
Di Mesir Kuno, cermin belum dibuat dari kaca seperti sekarang. Masyarakat menggunakan tembaga dan perunggu yang dipoles hingga menghasilkan permukaan reflektif.
Cermin juga digunakan untuk perawatan diri dan ditemukan dalam sejumlah makam Mesir Kuno. Temuan tersebut menunjukkan cermin memiliki fungsi lebih dari sekadar melihat pantulan.
Perkembangan teknologi kemudian mendorong pembuatan cermin dari kaca dengan lapisan material reflektif. Teknik tersebut menghasilkan permukaan pantul yang berbeda dari cermin berbahan logam.
Perkembangan cermin juga berkaitan dengan kemajuan teknologi optik. Cermin kemudian digunakan dalam berbagai perangkat yang memanfaatkan prinsip pemantulan cahaya.
Penjelasan tentang temuan mengenai cermin obsidian di Anatolia diperkuat dalam penelitian Journal of Archaeological Science. Puluhan cermin obsidian ditemukan di Anatolia Tengah dan dikaji berdasarkan teknik pembuatan serta penyebarannya.
Perkembangan cermin menunjukkan perubahan teknologi manusia dalam mengolah berbagai material. Dari obsidian, logam, hingga kaca, cermin terus berkembang mengikuti kebutuhan manusia. (Shafira Nursyifa)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....