Publik Diajak Jaga Stabilitas di tengah Dinamika Informasi
- 05 Mei 2026 11:18 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Ketua Umum PASBATA, David Febrian, mengajak masyarakat untuk lebih cermat dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar terkait Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya
- Ia menilai, sejumlah isu yang berkembang perlu disikapi secara bijak agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat. demokrasi, namun harus tetap disampaikan secara konstruktif dan berbasis data
- Menurut David, kritik terhadap pemerintah merupakan bagian dari dinamika
RRI.CO.ID, Jakarta - Ketua Umum PASBATA, David Febrian, mengajak masyarakat untuk lebih cermat dalam menyikapi berbagai informasi yang beredar terkait Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya. Ia menilai, sejumlah isu yang berkembang perlu disikapi secara bijak agar tidak menimbulkan persepsi yang keliru di tengah masyarakat.
Menurut David, kritik terhadap pemerintah merupakan bagian dari dinamika demokrasi, namun harus tetap disampaikan secara konstruktif dan berbasis data. "Penyampaian pendapat di ruang publik tentu penting, tetapi harus didasarkan pada fakta dan tidak menimbulkan kesalahpahaman," kata David di Jakarta, Selasa, 5 Mei 2026.
Ia menambahkan, masyarakat diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi kebenarannya. Literasi informasi, kata dia, menjadi kunci agar publik dapat memilah antara fakta dan opini dalam arus informasi yang berkembang pesat.
Dalam kesempatan itu, David juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga ruang publik tetap sehat dan kondusif. Menurutnya, situasi tersebut penting agar fokus pembangunan nasional dapat berjalan dengan baik.
Ia menegaskan, pemerintah saat ini tengah berupaya menjalankan berbagai program untuk kepentingan masyarakat luas. Karena itu, diperlukan dukungan bersama agar proses pembangunan dapat berlangsung secara optimal.
David berharap masyarakat dapat terus mengedepankan sikap kritis yang konstruktif serta menjaga kualitas diskursus publik. "Dengan begitu, ruang publik dapat tetap produktif dan memberikan manfaat bagi kepentingan bangsa," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....