May Day 2026, Buruh Suarakan 11 Tuntutan di Silang Monas

  • 30 Apr 2026 15:00 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • Aksi May Day 2026 di Jakarta diinisiasi Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI)
  • Buruh menyampaikan 11 tuntutan terkait ketenagakerjaan, pajak, dan perlindungan pekerja

RRI.CO.ID, Jakarta - Peringatan Hari Buruh Internasional setiap 1 Mei 2026 menjadi momentum penting bagi pekerja Indonesia menyuarakan aspirasi. Aksi ini digelar sebagai bentuk penyampaian tuntutan terhadap berbagai persoalan ketenagakerjaan yang dinilai masih menjadi perhatian.

Di Jakarta, aksi buruh atau May Day tersebut dipusatkan di kawasan Silang Monas dengan melibatkan berbagai elemen pekerja. Kegiatan tersebut diinisiasi Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang mengangkat sejumlah isu strategis terkait kesejahteraan perlindungan tenaga kerja.

Berbagai tuntutan yang disampaikan mencerminkan kekhawatiran buruh terhadap kondisi ekonomi, regulasi, hingga keberlangsungan industri nasional. Isu-isu tersebut juga dinilai berkaitan langsung dengan kepastian kerja dan daya beli masyarakat pekerja.

Berikut 11 tuntutan utama yang disuarakan dalam aksi May Day 2026 mengutip instagram @fspmi_kspi:

1. Sahkan Undang-Undang Ketenagakerjaan yang baru

2. Hapus sistem outsourcing dan tolak upah murah (HOSTUM)

3. Antisipasi ancaman Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat perang dan impor mobil

4. Reformasi pajak: Hapus pajak THR, bonus tahunan, JHT, dan pensiun

5. Selamatkan industri TPT (tekstil dan produk tekstil) dan nikel

6. Moratorium pendirian pabrik baru di industri semen

7. Sahkan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset

8. Angkat Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) PPPK penuh waktu

9. Ratifikasi International Labour Organization Konvensi Nomor 190

10. Turunkan potongan tarif ojol menjadi 10 persen

11. Revisi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2004

Tuntutan tersebut mencerminkan dorongan agar pemerintah menghadirkan kebijakan yang lebih berpihak kepada pekerja. Selain itu, buruh juga berharap adanya perlindungan yang lebih kuat di tengah dinamika ekonomi global.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....