Itama Ranoraya & RHI Gelar CSR, Dukung Pemulihan Pasien Anak

  • 30 Apr 2026 01:32 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Jakarta - PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung sektor kesehatan melalui kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR). Bertajuk “Menguatkan Harapan, Menemani Proses Pemulihan” bersama Rumah Harapan Indonesia.

Kegiatan ini diselenggarakan pada 25 April 2026 di Rumah Harapan Indonesia, Jakarta, dan diikuti oleh anak-anak pasien serta orang tua atau pendamping. Program ini menjadi wujud nyata kontribusi perusahaan dalam mendampingi pasien, tidak hanya dari sisi medis, tetapi juga melalui dukungan yang lebih menyeluruh.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang distribusi alat kesehatan, IRRA memandang proses pemulihan pasien tidak hanya ditentukan oleh layanan medis semata. Faktor lain seperti dukungan psikologis, lingkungan yang hangat, serta kehadiran dan kepedulian juga memiliki peran penting.

Yakni dalam mempercepat proses pemulihan, khususnya bagi anak-anak yang tengah berjuang melawan penyakit berat. Dalam kegiatan ini, IRRA mengunjungi Rumah Harapan Indonesia dan berinteraksi langsung dengan anak-anak melalui berbagai aktivitas interaktif dan kreatif.

Seperti mewarnai, membuat gelang harapan, serta bermain bersama. Kegiatan ini menjadi ruang kebersamaan yang tidak hanya menjadi sarana ekspresi, tetapi juga turut memperkuat semangat, harapan, dan optimisme anak-anak.

Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk, Heru Firdausi Syarif, menyampaikan bahwa pendekatan holistik menjadi kunci dalam mendukung kesembuhan pasien. “Kami percaya bahwa di balik setiap proses pemulihan, ada kekuatan yang datang dari dukungan dan harapan," kata dia.

"Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat. Tidak hanya sebagai penyedia alat kesehatan, tetapi juga sebagai bagian dari perjalanan menuju kesembuhan."

Selain itu, IRRA juga menyalurkan donasi untuk mendukung operasional Rumah Harapan Indonesia. Termasuk pemenuhan kebutuhan harian yang menunjang proses perawatan dan pemulihan anak-anak.

Dukungan ini diharapkan dapat meringankan beban keluarga. Serta memastikan anak-anak tetap mendapatkan lingkungan yang aman dan nyaman selama menjalani pengobatan.

“Kami berharap donasi ini dapat benar-benar membantu meringankan kebutuhan sehari-hari. Serta mendukung proses pemulihan anak-anak yang sedang menjalani pengobatan di Rumah Harapan Indonesia," kata Heru.

Rumah Harapan Indonesia (RHI) merupakan rumah singgah gratis bagi anak-anak dari berbagai daerah di Indonesia. Yang sedang menjalani pengobatan di rumah sakit rujukan di kota-kota besar, termasuk Jakarta.

RHI tidak hanya menyediakan tempat tinggal sementara, tetapi juga memberikan pendampingan secara holistik. Mulai dari pemenuhan kebutuhan harian, dukungan nutrisi, fasilitas transportasi menuju rumah sakit, hingga dukungan emosional bagi anak dan keluarga.

Kehadiran RHI dilatarbelakangi oleh kepedulian terhadap anak-anak pasien dari luar daerah. Yang kerap menghadapi keterbatasan tempat tinggal dan kondisi hidup selama menjalani pengobatan.

Dalam praktiknya, banyak keluarga harus menghadapi berbagai tantangan, mulai dari beban finansial, kelelahan fisik, hingga tekanan emosional. Serta harus tinggal jauh dari rumah dalam waktu yang tidak menentu selama masa pengobatan.

Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada aspek fisik dan finansial, tetapi juga pada kondisi psikologis anak dan keluarga. Hal ini menegaskan proses pemulihan tidak hanya berkaitan dengan aspek medis, tetapi juga membutuhkan rasa aman, kenyamanan, dan dukungan yang berkelanjutan.

Founder Rumah Harapan Indonesia, Valencia Mieke Randa, menyampaikan bahwa kehadiran program seperti ini memberikan dampak nyata. Bagi anak-anak dan keluarga yang sedang menjalani pengobatan.

“Kegiatan seperti ini menghadirkan rasa bahagia dan harapan di tengah proses pengobatan yang panjang dan melelahkan. Bagi anak-anak, ini menjadi jeda dari rasa sakit yang mereka alami, sementara bagi orang tua, kehadiran dan dukungan yang diberikan membuat mereka merasa tidak sendiri dalam menjalani proses tersebut,” kata dia.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi antara sektor swasta dan lembaga sosial memiliki peran penting. Yakni dalam memperkuat dukungan bagi anak-anak pasien.

“Ketika sektor swasta dan lembaga sosial berjalan bersama, dampak yang dihasilkan bisa jauh lebih besar. Kami percaya bahwa kita bisa menciptakan dukungan yang

lebih kuat bagi anak-anak Indonesia yang sedang berjuang untuk sembuh," kata dia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....