Sabun Ekoenzim Jadi Alternatif Ramah Lingkungan Pengganti Deterjen Rumah Tangga
- 25 Apr 2026 20:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
Poin Utama
- Para pelaku usaha terus berupaya mengurangi pencemaran limbah rumah tangga melalui pemanfaatan ekoenzim sebagai sabun cair.
- Penggunaan ekoenzim tidak jauh berbeda dari deterjen biasa, namun dampaknya lebih ramah terhadap lingkungan.
RRI.CO.ID, Jakarta - Para pelaku usaha terus berupaya mengurangi pencemaran limbah rumah tangga. Salah satunya melalui pemanfaatan ekoenzim sebagai sabun cair.
Pemilik Binatu Koe, Anantasari mulai beralih ke ekoenzim sejak 2022. Ia terdorong menjaga lingkungan sekitar tempat usahanya.
“Sebisa mungkin limbah dari usaha saya tidak mencemari lingkungan. Ini menjadi tanggung jawab moral saya," kata Anantasari kepada RRI, Sabtu, 25 April 2026.
Ketertarikannya bermula sejak 2020 setelah membaca manfaat ekoenzim. Ia kemudian mempelajari hingga mempraktikkannya secara langsung.
Menurutnya, penggunaan ekoenzim tidak jauh berbeda dari deterjen biasa. Namun dampaknya lebih ramah terhadap lingkungan.
“Secara umum penggunaannya sama dengan deterjen biasa. Namun limbahnya lebih cepat terurai dan menjaga warna pakaian," ujarnya.
Ia menjelaskan limbah deterjen dapat bertahan berbulan-bulan di lingkungan. Sementara ekoenzim dapat terurai sekitar 14 hari.
Air bekas cucian ekoenzim bahkan dapat dimanfaatkan kembali. Misalnya untuk menyiram tanaman atau kolam karena berbahan alami.
Dari sisi aroma, ekoenzim dapat disesuaikan dengan bahan organik. Ia menggunakan kulit jeruk dan nanas untuk hasil segar.
Bahan baku diperoleh dari limbah dapur dan komunitas bank sampah. Pasokan juga berasal dari pedagang buah sekitar.
Sementara itu, aktivis lingkungan, Listika Mei menyoroti dampak limbah deterjen. Ia menyebut dampak tersebut sering tidak disadari masyarakat.
“Dampaknya tidak langsung terlihat, tetapi mencemari saluran air. Bau menyengat menjadi indikasi eutrofikasi akibat limbah," kata Listika.
Menurutnya, ekoenzim menjadi solusi alternatif yang aman dan berkelanjutan. Penggunaan konsisten dapat mengurangi pencemaran lingkungan.
“Ekoenzim sangat bermanfaat dan lebih hemat digunakan. Selain itu, aman karena berasal dari bahan organik alami," ujarnya.
Pemanfaatan ekoenzim diharapkan menjadi solusi pengelolaan limbah rumah tangga. Langkah ini mendukung lingkungan yang lebih bersih dan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....