LAZNAS ZIS Indosat Luncurkan Program “Qurban tanpa Batas”, Sasar Daerah 3T-Gaza

  • 08 Apr 2026 22:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan
Poin Utama
  • 1. LAZNAS ZIS Indosat resmi melakukan soft launching program kurban bertajuk “Qurban Tanpa Batas”.
  • 2. LAZNAS ZIS Indosat bangkitkan peternak lokal.

RRI.CO.ID, Jakarta - LAZNAS ZIS Indosat resmi melakukan soft launching program kurban bertajuk “Qurban Tanpa Batas”. Program tersebut bertujuan memperluas jangkauan manfaat hingga ke daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), wilayah terdampak bencana, bahkan hingga luar negeri seperti Afrika dan Palestina.

Program Qurban Tanpa Batas, Idul Adha 2026 ini LAZNAS ZIS Indosat menargetkan partisipasi 1600 mudhohi dan 22.000 penerima manfaat hingga menjangkau wilayah pedalaman dan pelosok Indonesia. Target khususnya daerah yang belum pernah atau jarang menerima distribusi qurban.

Wilayah sasaran meliputi Banten, Nusa Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB), Papua Selatan, Bogor, Bandung Barat, Cilacap, Mataram. Kemudian Sumba, Situbondo/Bondowoso, Jember, Sumenep, Gunung Sindur, Bima, Afrika, dan Palestina.

CEO LAZNAS ZIS Indosat, Wakhid Efendi, mengatakan program ini membuka kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk berqurban tanpa terhalang jarak maupun wilayah distribusi. Pada tahap awal peluncuran, pihaknya juga memberikan harga promo guna menarik minat calon mudhohi.

“Dengan tagline luaskan dampak tanpa batas, kami ingin memastikan manfaat qurban bisa dirasakan lebih luas. Manfaat itu bisa dirasakan di daerah 3T dan wilayah yang baru terkena bencana,” ujar Wakhid.

Tak hanya fokus di dalam negeri, LAZNAS ZIS Indosat juga menyalurkan kurban ke luar negeri, khususnya Gaza, Palestina. Namun, proses penyembelihan qurban tidak dilakukan di wilayah konflik tersebut, melainkan melalui kerja sama dengan mitra di India.

Daging Qurban kemudian diolah menjadi daging beku dan produk kalengan di Uni Emirat Arab sebelum didistribusikan ke Gaza. “Distribusi ke Gaza dilakukan dalam bentuk frozen meat dan rendang kaleng agar lebih aman dan tahan lama,” ucapnya.

Selain didistribusikan langsung, sebagian daging Qurban juga diolah menjadi rendang kaleng dengan masa simpan hingga dua hingga tiga tahun. Produk ini memungkinkan distribusi dilakukan secara bertahap, termasuk saat terjadi bencana di berbagai daerah.

Pada tahun ini, LAZNAS ZIS Indosat menargetkan distribusi awal di sembilan provinsi dengan 16 titik lokasi. Jumlah tersebut masih berpotensi bertambah, tergantung pada partisipasi masyarakat.

Program ini juga bertujuan memberdayakan peternak lokal, terutama di wilayah Indonesia Timur. Dengan menjadikan peternak sebagai mitra, LAZNAS ZIS Indosat berharap dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat melalui penyerapan hewan qurban.

Dari sisi transparansi, lembaga ini menjanjikan pelaporan yang akuntabel, termasuk opsi pemantauan penyembelihan secara langsung melalui video call bagi para donatur.

Selain itu, program qurban ini turut mendukung upaya pemerintah dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan gizi masyarakat, khususnya di daerah dengan angka stunting tinggi.

Wakhid memastikan seluruh proses kurban telah melalui kajian syariah dan berada di bawah pengawasan Dewan Pengawas Syariah, termasuk pengolahan daging dalam bentuk kalengan. “Seluruh proses, mulai dari penyembelihan hingga pengolahan, sudah sesuai syariah dan didukung pelatihan juru sembelih halal,” katanya.

Sebagai lembaga amil zakat nasional, LAZNAS ZIS indosat pihaknya optimistis kepercayaan masyarakat akan meningkat sehingga dampak program dapat semakin luas. Untuk memudahkan masyarakat, LAZNAS ZIS Indosat menyediakan berbagai pilihan hewan qurban.

Mulai dari sapi utuh, sapi 1/7 (patungan), hingga kambing atau domba yang telah memenuhi standar syariat Islam. Selain itu terdapat juga layanan qurban secara digital melalui situs resmi, di mana calon mudhohi dapat memilih hewan qurban dan langsung mempercayakan proses distribusinya kepada LAZNAS ZIS Indosat melalui 18 Mitra dan afiliator yang tersebar di seluruh Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....