Warga Bantu Perbaiki Motor Mogok usai Lintasi Banjir di Ciledug

  • 08 Mar 2026 13:20 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

RRI.CO.ID, Tangerang - Sejumlah sepeda motor mogok usai melintasi banjir di kawasan jalan raya Hasyim Ashari, Ciledug, Tangerang. Air yang masuk ke dalam mesin membuat banyak kendaraan tidak dapat dinyalakan.

Di tengah kondisi tersebut, seorang warga bernama Dika terlihat membantu pengendara yang motornya mengalami kerusakan. Ia secara sukarela memperbaiki motor-motor tersebut tanpa memungut biaya.

“Saya bantu saja, ikhlas saja. Karena kasihan saya melihat warga banyak yang mati motornya,” ujar Dika saat ditemui di lokasi, Minggu, 8 Maret 2026.

Menurutnya, sebagian besar motor yang mogok disebabkan air yang masuk ke bagian mesin setelah kendaraan melewati genangan banjir. Akibatnya, komponen mesin harus dibersihkan terlebih dahulu agar motor bisa kembali menyala.

Dika mengatakan, dalam sehari dirinya sudah membantu memperbaiki sekitar lima hingga sepuluh sepeda motor milik warga. Beberapa motor telah mengalami kendala serupa.

Ia juga membawa sejumlah peralatan sederhana seperti kunci-kunci untuk membantu proses perbaikan. Dalam beberapa kesempatan, Dika juga dibantu oleh rekan-rekannya yang berada di lokasi.

Meski membantu banyak pengendara, Dika menegaskan dirinya tidak memasang tarif khusus. Ia mengaku hanya ingin membantu warga yang kesulitan akibat kendaraannya mogok setelah banjir.

“Terserah saja kalau ada yang memberi. Saya tidak memasang bayaran, yang penting bisa membantu,” katanya.

Aksi spontan tersebut pun mendapat apresiasi dari warga sekitar. Bantuan yang diberikan dinilai sangat membantu pengendara yang terjebak dengan motor mogok di tengah situasi banjir.

Curah hujan yang tinggi sejak, Sabtu, 7 Maret 2026 malam, membuat air dari kali Angke melebihi tanggul. Akibatnya aliran kali meluap ke jalan tersebut dan menyebabkan banjir.

Akibatnya kendaraan roda dua harus mendorong motornya untuk melintasi genangan banjir tersebut. Karena banjir hanya bisa dilintasi kendaraan roda empat.

Dari pantauan di lokasi, kemacetan lalulintas tidak bisa dihindarkan karena padatnya antrean kendaraan. Petugas dan masyarakat bersama mengatur lalulintas di Jalan Hasyim Ashari tersebut.

Salah satu pengendara motor Aris (35) mengungkapkan sangat terganggu akibat banjir di jalan Hasyim Ashari. Ia memilih menerobos banjir dengan mendorong motor saat ingin berangkat kerja ke kawasan Bekasi.

“Saya sebenernya tahu banjir, tapi saya kira engga separah ini. Ternyata lumayan juga ketinggian airnya, akhirnya saya pilih dorong motor karena lewat jalan lain sama banjir juga,” ujar Aris saat ditemui.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....