Simak Hari Besar Nasional dan Internasional Diperingati 17 Februari
- 17 Feb 2026 09:12 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Tanggal 17 Februari 2026 jatuh pada hari Selasa dan diperingati dengan sejumlah momentum penting, baik nasional maupun internasional. Di antaranya perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili hingga peringatan Hari Trenggiling Sedunia.
Ragam peringatan tersebut menunjukkan bahwa 17 Februari bukan sekadar tanggal dalam kalender tahunan. Momentum ini memuat nilai sejarah, budaya, serta refleksi kemanusiaan dan kepedulian lingkungan yang tetap relevan hingga kini.
1. Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili
Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili menjadi perayaan utama yang jatuh pada 17 Februari 2026. Perayaan ini memiliki perjalanan sejarah panjang di Indonesia dan tidak selalu berlangsung terbuka.
Pada era Orde Baru, ekspresi budaya Tionghoa dibatasi bahkan dilarang tampil di ruang publik. Pembatasan tersebut memengaruhi berbagai aspek kehidupan sosial masyarakat Tionghoa.
Perubahan mulai terjadi pada masa reformasi ketika Imlek ditetapkan sebagai hari libur nasional fakultatif pada 2001. Setahun kemudian, Imlek resmi menjadi hari libur nasional melalui Keputusan Presiden Nomor 19 Tahun 2002.
Sejak saat itu, Imlek dirayakan secara terbuka dan meriah di berbagai daerah. Lampion merah, pertunjukan barongsai, hingga tradisi angpao menjadi bagian perayaan yang dinikmati masyarakat luas.
2. Hari Jadi Kota Parepare
Selain Imlek, 17 Februari juga menjadi hari jadi Kota Parepare di Sulawesi Selatan. Penetapan tersebut merujuk pada pelantikan Walikotamadya pertama Parepare, H. Andi Mannaungi, pada 17 Februari 1960.
Hari jadi itu ditetapkan melalui Surat Keputusan DPRD Nomor 3 Tahun 1970. Secara historis, wilayah Parepare dahulu merupakan bagian dari Kerajaan Soreang dan Kerajaan Bacukiki.
Dalam salah satu kisah sejarah, Raja Gowa XI Manrigau Daeng Bonto Karaeng Tonapaalangga pernah mengunjungi kawasan tersebut. Ia menyebut “Bajiki Ni Pare” yang berarti baik dibuat pelabuhan, yang kemudian melekat menjadi nama Parepare.
Pada masa Hindia Belanda, Parepare berkembang sebagai pusat administrasi kolonial. Setelah Indonesia merdeka, struktur pemerintahannya menyesuaikan dengan regulasi nasional yang berlaku saat itu.
3. Hari Roh Manusia Sedunia
Tanggal 17 Februari juga diperingati sebagai Hari Roh Manusia atau World Human Spirit Day. Peringatan ini dimulai pada 2003 atas inisiatif Michael Levy.
Hari tersebut dimaknai sebagai momentum untuk mempromosikan semangat manusia dalam menjalani kehidupan kreatif, damai, dan penuh kasih. Salah satu cara memperingatinya adalah dengan refleksi diri atau meditasi untuk menenangkan pikiran.
4. Hari Trenggiling Sedunia
Momentum internasional lainnya adalah Hari Trenggiling Sedunia yang juga diperingati setiap 17 Februari. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran global terhadap kelestarian satwa tersebut.
Trenggiling merupakan satu-satunya mamalia bersisik di dunia yang kini populasinya terus menurun. Ancaman terbesar berasal dari perburuan serta perdagangan ilegal satwa liar yang terorganisir.
Melalui peringatan ini, masyarakat internasional diharapkan semakin peduli terhadap perlindungan satwa liar. Tanggal 17 Februari pun menjadi refleksi penting tentang keberagaman budaya sekaligus tanggung jawab kemanusiaan dan lingkungan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....