Sebelas Titik Panas Terpantau di Sumut
- 12 Feb 2026 18:03 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Medan – Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I mendeteksi sebanyak 11 titik panas (hotspot) di sejumlah wilayah Sumatera Utara. Temuan ini menjadi peringatan dini potensi kebakaran hutan dan lahan di tengah kondisi cuaca yang dinamis.
Sebaran titik panas terpantau berada di Kabupaten Karo, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Utara, dan Kabupaten Toba.
“Titik panas tersebut terpantau berdasarkan pantauan sensor satelit, yakni Tera, Aqua, SNPP, dan NOAA20,” kata Prakirawan BBMKG Wilayah I, Lestari Purba, di Medan, Kamis, 12 Februari 2026.
Menyikapi temuan tersebut, masyarakat diimbau untuk tidak melakukan pembakaran saat membersihkan lahan guna mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan. Sementara itu, prakiraan cuaca di Sumatera Utara untuk Jumat (13/2) menunjukkan kondisi pagi hari umumnya berawan, dengan potensi hujan ringan di wilayah Nias Selatan.
Pada siang hingga sore hari, hujan ringan diprakirakan terjadi di hampir seluruh wilayah Sumatera Utara.
Memasuki malam hari, hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di sebagian wilayah. Intensitas hujan sedang diprakirakan turun di Labuhanbatu, Mandailing Natal, Labuhanbatu Selatan, Padang Lawas, dan Padanglawas Utara.
Sedangkan pada dini hari, kondisi cuaca rata-rata berawan di seluruh wilayah Sumatera Utara.
BBMKG mencatat suhu udara berkisar antara 13 hingga 32 derajat Celcius, dengan kelembaban udara 70 hingga 100 persen.
Angin bertiup dari arah utara hingga timur laut dengan kecepatan 3 sampai 7 kilometer per jam.
“Masyarakat yang berada di wilayah lereng barat, pantai barat dan pegunungan Sumatra Utara diimbau waspada terhadap hujan sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang, karena berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologis berupa banjir dan longsor,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....