Mengenal Makna Hingga Sejarah Lampion Tahun Baru Imlek
- 06 Feb 2026 12:09 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta – Lampion menjadi salah satu ornamen yang tidak terpisahkan dari perayaan Tahun Baru Imlek. Hiasan bercahaya ini kerap terlihat menggantung di rumah, klenteng, hingga jalanan, terutama saat Imlek.
Secara makna, lampion berasal dari istilah Mandarin deng long yang berarti penerang. Warna merah yang dominan melambangkan kemakmuran, kebahagiaan, persatuan, serta harapan akan rezeki yang terus mengalir.
Lampion juga dipercaya mampu mengusir energi buruk, yang dalam cerita rakyat digambarkan sebagai makhluk bernama Nian. Oleh karena itu, pemasangan lampion diyakini memberi perlindungan sekaligus membawa keberuntungan bagi penghuni rumah.
Bentuk lampion ini umumnya bulat dengan rangka bambu atau kawat. Beberapa jenis lampion klasik Tiongkok meliputi lampion kerajaan, lampion kertas, dan lampion bergambar bayangan.
Dalam tradisi masyarakat Tionghoa, terdapat juga Festival Lampion dikenal sebagai Yuan Xiao Festival dan dirayakan pada hari ke-15 penanggalan Imlek. Pada momen ini, lampion warna-warni menghiasi lingkungan sekitar, disertai berbagai perayaan seperti barongsai, parade budaya, dan pesta kembang api.
Lampion Imlek ini telah ada sejak zaman Dinasti Han, sekitar 206 SM hingga 220 SM. Pada masa itu, biksu Buddha menyalakan lentera untuk menghormati Buddha, yang kemudian menjadi tradisi masyarakat luas di Tiongkok dan wilayah Asia.
Selain sejarahnya, lampion juga erat kaitannya dengan legenda Kaisar Giok atau Jade Emperor. Dikisahkan, Kaisar Giok marah terhadap sebuah kota karena angsanya terbunuh.
Kemudian ia berencana membakar kota tersebut, tetapi seorang peri memberi saran untuk menyalakan lampion di seluruh wilayah. Cahaya lampion tersebut berhasil menipu Kaisar Giok, sehingga ia mengira kota terbakar dan membatalkan rencana penghancuran.
Akhirnya, kota itu terhindar dari serangan Jade Emperor. Sebagai rasa terima kasih, orang-orang terus memperingati Imlek setiap tahun dengan membawa lampion warna-warni ke seluruh kota.
Hingga kini, lampion tidak hanya menjadi simbol perayaan Imlek. Lampion juga menjadi warisan budaya yang melambangkan harapan, cahaya, dan kehidupan lebih baik.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....