Ramai di Media Sosial, Ini Penjelasan 'Nihilist Penguin'
- 26 Jan 2026 10:58 WIB
- Pusat Pemberitaan
RRI.CO.ID, Jakarta - Media sosial TikTok, X (Twitter), dan Instagram dikejutkan oleh bintang baru yang tak terduga. Seekor penguin Adélie yang berjalan sendirian menjauh dari koloninya ramai dijuluki sebagai ’Nihilist Penguin’.
Fenomena ini berawal dari video berdurasi singkat ini telah ditonton ratusan juta kali. Kemudian, penguin ini dianggap mewakili rasa lelah dan jenuh yang dirasakan banyak orang di kehidupan modern.
Cuplikan video tersebut sebenarnya berasal dari film dokumenter karya Werner Herzog tahun 2007 berjudul Encounters at the End of the World. Dalam video itu, seekor penguin tiba-tiba berhenti mengikuti kawanannya dan berbalik arah, berjalan sendirian menuju pegunungan Antartika berjarak 70 km.
Penguin ini menjalani sebuah petualangan tanpa makanan yang kerap disebut ‘pawai kematian’ (death march). Kata ‘Nihilist’ merujuk pada pandangan hidup yang menganggap segala sesuatu tidak memiliki makna, tujuan, atau nilai yang pasti.
Netizen, pada akhirnya, menemukan ‘cermin’ dalam diri penguin tersebut di tengah tekanan ekonomi, tuntutan produktivitas yang tiada habisnya, dan ketidakpastian global. Sosok penguin yang ‘berjalan menjauh dari sistem’ dianggap sangat mewakili perasaan burnout dan detasemen emosional.
Popularitas meme ini bahkan menarik perhatian tokoh-tokoh dunia. Baru-baru ini, akun resmi Gedung Putih mengunggah gambar AI Presiden Donald Trump yang berjalan bersama si ‘Nihilist Penguin’.
Secara sains, para ahli menegaskan bahwa tidak ada unsur filosofis dalam tindakan penguin tersebut. Dr. David Ainley, seorang pakar satwa, menjelaskan bahwa penguin bisa kehilangan arah karena masalah neurologis, penyakit, atau disorientasi kompas internal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....