Peringatan Apa Saja pada 21 November? Simak Penjelasannya

  • 21 Nov 2025 08:57 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Tanggal 21 November selalu diisi beragam peringatan yang membawa pesan bagi masyarakat, mulai isu lingkungan, pendidikan, hingga kemanusiaan. Setiap momentum ini mengajak publik meningkatkan kesadaran terhadap berbagai aspek kehidupan.

Momen-momen juga diperingati secara nasional maupun internasional sepanjang tahun. Setiap peringatan memiliki tujuan khusus yang relevan bagi kondisi masyarakat saat ini.

Berikut daftar peringatan yang berlangsung pada 21 November. Daftar ini merangkum tema-tema penting yang dapat menjadi refleksi bagi publik.

1. Hari Pohon Sedunia

Hari Pohon Sedunia setiap 21 November menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya pohon dan hutan bagi kehidupan. Hari ini digelar diberbagai negara yang menegaskan pentingnya pohon dalam menjaga keseimbangan lingkungan.

Pohon menyediakan oksigen, menyerap karbon dioksida, menjaga kesuburan tanah, serta menjadi habitat bagi beragam flora dan fauna.Penanaman pohon pada peringatan ini mendorong penghijauan dan mengingatkan pentingnya melestarikan lingkungan bagi generasi mendatang.

2. Hari Televisi Sedunia

Peringatan ini mencerminkan peran televisi sebagai media yang membentuk cara pandang masyarakat. Hari Televisi Sedunia pertama kali diresmikan Perserikatan Bangsa-Bangsa pada 1996 sebagai bentuk penghargaan atas peran televisi dalam kehidupan modern.

Dalam perkembangannya, televisi menjadi salah satu alat komunikasi yang paling berpengaruh di dunia. Meski kini bersaing dengan media digital, televisi tetap menyediakan akses informasi bagi banyak kalangan.

3. Hari Ikan Nasional

Hari Ikan Nasional diperingati setiap 21 November sebagai bentuk penghormatan terhadap pentingnya sumber daya ikan bagi masyarakat Indonesia. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran publik tentang kekayaan laut Indonesia serta pentingnya menjaga keberlanjutan sumber daya ikan.

Momentum ini juga mendorong masyarakat mengonsumsi ikan sebagai sumber protein bergizi tinggi. Selain itu, peringatan ini mengajak publik terlibat dalam menjaga ekosistem laut agar tetap lestari melalui upaya konservasi.

4. Hari Perikanan Sedunia

World Fisheries Day atau Hari Perikanan Sedunia mengingatkan dunia tentang pentingnya menjaga ekosistem laut yang sehat. Peringatan ini juga menyoroti upaya negara-negara dalam mengelola perikanan secara berkelanjutan.

Hari Perikanan Sedunia turut membahas berbagai solusi untuk menghadapi tantangan global dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut. Isu ini menjadi perhatian bersama seiring meningkatnya tekanan terhadap sumber daya perikanan.

FAO menyebut peringatan ini menekankan peran strategis pelabuhan perikanan dalam mendukung keberlanjutan sosial sektor perikanan. Pelabuhan dinilai memiliki fungsi vital dalam menjaga rantai pasok dan kesejahteraan masyarakat pesisir.

5. Hari Halo Sedunia

Hari Halo Sedunia atau World Hello Day diperingati setiap 21 November sebagai ajang merayakan perdamaian dan komunikasi antarindividu. Peringatan ini pertama kali digagas pada 1973 oleh dua profesor asal Amerika Serikat, sebagai respons terhadap ketegangan Perang Dingin.

Mereka percaya bahwa satu sapaan sederhana seperti “halo” dapat menjadi awal komunikasi positif untuk mengurangi konflik. Tradisi ini mendorong masyarakat dunia untuk menyapa minimal sepuluh orang sebagai simbol solidaritas dan ajakan menjaga keharmonisan sosial.

Beragam peringatan pada 21 November menunjukkan bahwa setiap momentum membawa pesan penting bagi kehidupan. Peringatan ini diharapkan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk terus menjaga lingkungan, memperkuat komunikasi, dan membangun kepedulian terhadap sesama.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....