Ketahui Makna Peringatan Hari Pencegahan Kekurangan Yodium Sedunia

  • 21 Okt 2025 12:05 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Setiap 21 Oktober, dunia memperingati Hari Pencegahan Kekurangan Yodium Sedunia. Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan pentingnya yodium bagi kesehatan manusia.

Yodium merupakan mikronutrien esensial yang berperan dalam menjaga fungsi tiroid. Zat ini juga penting untuk pertumbuhan, perkembangan otak, serta keseimbangan metabolisme tubuh.

Kekurangan yodium dapat menyebabkan gangguan serius seperti pembesaran kelenjar tiroid atau gondok. Dampaknya juga bisa memengaruhi fungsi jantung, suhu tubuh, dan kemampuan kognitif seseorang.

Hari ini dikenal pula sebagai World Iodine Deficiency Disorders Prevention Day. Peringatan tersebut menjadi momentum global untuk mendorong pencegahan gangguan akibat kekurangan yodium.

Hari Pencegahan Kekurangan Yodium Sedunia pertama kali ditetapkan pada tahun 1990. Kesepakatan itu dicapai dalam Konferensi Tingkat Tinggi Dunia untuk Anak-anak yang digelar pada tahun yang sama.

Saat itu, para pemimpin dunia berkomitmen menghapus kekurangan yodium di berbagai negara. India dan Tiongkok menjadi dua negara pertama yang menetapkan hari nasional pencegahan gangguan defisiensi yodium.

Seiring waktu, banyak negara ikut mendukung kampanye global tersebut. Tujuannya untuk memastikan seluruh warganya memperoleh asupan yodium yang cukup melalui pola makan sehat dan konsumsi garam beryodium.

Tahun 1991 menjadi tonggak penting dalam gerakan global melawan kekurangan yodium. Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menetapkan indikator untuk memantau dan menilai kekurangan yodium di tingkat populasi dunia.

Sejak itu, tanggal 21 Oktober dipilih sebagai hari peringatan resmi. Momentum ini terus menjadi ajang pengingat pentingnya gizi seimbang dan konsumsi yodium bagi semua kalangan.

Peringatan Hari Kekurangan Yodium Sedunia menjadi simbol solidaritas global dalam menjaga kesehatan masyarakat. Dengan asupan yodium yang cukup, generasi masa depan dapat tumbuh sehat dan berdaya saing.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....