Ketahui, Bahaya Karbon Monoksida di Ruang Tertutup
- 13 Okt 2025 08:54 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Masyarakat Indonesia dihebohkan pemberitaan viral di medsos, sepasang suami istri ditemukan tidak sadarkan diri. Kasus itu, terjadi di penginapan glamping Alahan Panjang, Solok, Kamis (9/10/2025).
Pasangan suami istri tidak sadarkan diri, diduga mengalami keracunan karbon monoksida dari 'water heater' di kamar mandi. Simak sederet fakta bahayanya karbon monoksida jika terjadi di ruangan tertutup.
Korban perempuan bernama Cindy (28) sempat ditemukan dalam kondisi kritis, hingga pada akhirnya meninggal di puskesmas. Sementara, suaminya, Gilang (28) masih bernapas lemah dan kini dirawat intensif di Semen Padang Hospital.
Dugaan Sumber Gas dari Water Heater
Keluarga korban menduga gas beracun berasal dari perangkat water heater berbahan bakar gas. Tabung gas berukuran 12 kilogram ditemukan di bawah kloset tanpa ventilasi udara.
Foto-foto yang beredar menunjukkan kondisi kamar mandi tertutup tanpa sirkulasi udara yang memadai. Hal ini memperkuat dugaan terjadinya akumulasi karbon monoksida di ruang mandi.
Polisi masih mendalami penyebab pasti dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Dugaan sementara, kebocoran gas memicu keracunan karena proses pembakaran tidak berlangsung sempurna.
Bahaya Karbon Monoksida di Ruang Tertutup
Water heater berbahan bakar gas berpotensi menghasilkan karbon monoksida (CO) yang beracun. Hal tersebut terjadi apabila proses pembakarannya tidak berlangsung sempurna atau sistem ventilasinya tidak memadai.
Untuk diketahui, karbon monoksida merupakan gas beracun yang tidak berbau dan tidak berwarna. Gas ini mudah terhirup tanpa disadari oleh korban.
Gas tersebut dihasilkan dari pembakaran tidak sempurna bahan bakar seperti gas elpiji. Jika ventilasi buruk, gas akan menumpuk di ruangan dan menurunkan kadar oksigen.
Karbon monoksida bekerja dengan mengikat hemoglobin dalam darah, menggantikan oksigen. Akibatnya, otak dan jantung kekurangan suplai oksigen yang dapat berujung fatal.
Faktor Teknis yang Menyebabkan Kebocoran Gas
Ventilasi yang tidak memadai bisa menjadi penyebab utama akumulasi gas beracun. Gas hasil pembakaran tidak dapat keluar secara optimal dari ruangan.
Selain itu, kesalahan pemasangan atau kerusakan perangkat meningkatkan risiko kebocoran gas. Instalasi water heater harus sesuai dengan standar keselamatan industri.
Pipa gas yang retak atau longgar juga berpotensi menimbulkan kebocoran. Dalam ruang tertutup, kebocoran kecil pun bisa berakibat fatal bagi penghuni.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....