Apa Itu Superposisi atau Mahaletak Kuantum? Ini Penjelasannya

  • 15 Apr 2025 09:06 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Superposisi, atau mahaletak adalah prinsip dasar yang menyatakan bahwa kuantum bahwa kombinasi linear solusi persamaan Schrödinger. Hal ini dimungkinkan karena persamaan Schrödinger merupakan persamaan diferensial linear terhadap waktu dan posisi.

Keadaan suatu sistem kuantum diberikan oleh kombinasi linear fungsi eigen Schrödinger. Sebelum diukur, partikel berada dalam banyak keadaan.

Dirangkum berbagai sumber, Superposisi kuantum menyatakan dua atau lebih keadaan dapat digabung membentuk keadaan kuantum baru valid. Sebaliknya, setiap keadaan kuantum juga bisa direpresentasikan sebagai jumlah dari dua atau lebih keadaan lainnya.

Secara matematis, hal ini merujuk pada sifat solusi dari persamaan Schrödinger. Karena persamaan tersebut bersifat linear, semua kombinasi linear dari solusi yang ada juga merupakan solusi yang sah.

Contoh fisik superposisi adalah pola interferensi eksperimen celah ganda, berkas elektron menyerupai difraksi gelombang klasik. Fenomena ini mendemonstrasikan sifat gelombang partikel kuantum yang hanya bisa dijelaskan melalui superposisi.

Contoh lain adalah qubit dalam logika kuantum yang digunakan pemrosesan informasi. Qubit merupakan superposisi |0⟩ dan |1⟩.

Berbeda dengan bit klasik yang hanya bisa 0 atau 1, qubit bisa berada dalam superposisi keduanya. Probabilitas pengukuran qubit tidak selalu menghasilkan 0 atau 1, bahkan dalam keadaan yang identik. (Najwa Anisa)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....