CWIG Laporkan Perusahaan Asing Terkait Dugaan Penipuan

  • 05 Mar 2025 22:04 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

KBRN, Jakarta: Cerdas Waspada Investasi Global (CWIG) melaporkan dua perusahaan asing salah satunya YYG SE ke Bareskrim Polri atas dugaan penipuan dan investasi bodong. Dalam laporan polisi tersebut CWIG melaporkan Direktur berinisial HA dan Komisaris berinisial S, diduga mengumpulkan dana masyarakat secara ilegal sekira Rp 6 triliun.

"Dugaan kejahatan semacam ini merupakan kejahatan yang terorganisir dan berdampak masif. Dalam melakukan praktiknya para korban seringkali teryakinkan oleh tipu muslihat," kata Advokat dari Wills Law Firm Deri Afwan, Rabu (5/3/2025).

Deri menegaskan pihaknya akan terus berkomitmen untuk memperjuangkan hak hak para korban agar mendapat keadilan. Serta mendesak pihak kepolisian agar mengusut tuntas jaringan-jaringan kejahatan yang terorganisir semacam ini sampai akar-akarnya.

Ketua Bidang Hukum Cerdas Waspada Investasi Global (CWIG), Rahmat Aminudin mendesak pemerintah untuk memberikan perhatian khusus terhadap kasus-kasus seperti ini dan mencekal nama terlapor untuk kabur ke luar negeri. Ia menekankan bahwa penipuan semacam ini dapat menyebabkan kerugian besar bagi masyarakat dan negara, baik secara ekonomi, psikologis, maupun dampak kesehatan.

"Ini tidak beres hingga menyebabkan kematian. Seperti yang di alami salah satu korban bernama Almarhum Ahmad Muslimin, Calon Gubernur Bandar Lampung yang di percayakan korban YYG SE menjadi Ketua delegasi," ujar Rahmat.

Ketua Umum CWIG Henry Hosang berharap pihak kepolisian, OJK, Kemendag terus meningkatkan pengawasan dan penindakan terhadap pelaku penipuan berkedok investasi. Seperti money game atau skema ponzi, kripto abal-abal, robot trading, dan MLM tanpa izin.

"Masyarakat Indonesia diimbau untuk lebih waspada terhadap tawaran investasi dengan iming-iming keuntungan besar. Penting bagi masyarakat untuk selalu memverifikasi informasi dan tidak mudah tergiur oleh janji-janji manis yang tidak jelas sumbernya," ucapnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....