Kecelakaan Maut di Ciawi, Pemerhati Soroti Angkutan Logistik
- 05 Feb 2025 17:48 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Kecelakaan maut di Gerbang Tol Ciawi, Bogor, Jawa Barat, disinyalir disebabkan carut-marutnya angkutan logistik di Indonesia. Minimnya biaya pemeliharaan armada logistik atau truk masih sering diabaikan para pengusaha.
Hal ini menyebabkan pengusaha kerap memaksa menjalankan armadanya meski dalam kondisi yang tidak layak. “Kecelakaan seperti ini terus akan terulang kembali karena carut marutnya angkutan logistik di Indonesia,” kata Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Djoko Setijowarno, saat berbincang bersama Pro3 RRI, Rabu (5/2/2025).
Persoalan menyangkut angkutan logistik, sebut Djoko, termasuk meliputi tarif angkutan logistik yang saat ini dikembalikan ke mekanisme pasar. Padahal dahulu, pemerintah turut menentukan tarif batas bawah untuk angkutan logistik.
“Sekarang tarif berdasarkan kesepakatan pemilik barang dan pengusaha angkutan barang saja. Daripada tidak jalan, tarif berapa pun diterima, sehingga akibatnya biaya perawatan kendaraan terabaikan,” ucapnya.
Bukan hanya soal tarif angkutan logistik, persoalan lainnya yang ikut disorot Djoko yaitu belum adanya gaji yang layak untuk sopir. “Kita juga belum punya upah standar minimum untuk sopir truk, dampaknya gaji mereka rendah,” katanya.
“Hasil kajian MTI tahun lalu, gaji sopir itu berkisar 1-4 juta per bulan, itu rendah sekali. Belum lagi angkutan barang itu punglinya juga banyak,” kata Djoko, menambahkan.
Catatan MTI, hampir setiap hari terjadi kecelakaan yang melibatkan angkutan logistik di jalan tol. Kejadian kerap terjadi antara pukul 00.00 sampai pukul 06.00 pagi.
Diketahui, kecelakaan maut yang melibatkan truk kembali terjadi. Truk yang membawa muatan berupa air mineral ini menabrak sejumlah kendaraan yang sedang mengantre di Gerbang Tol Ciawi, Selasa (4/2/2025) pukul 23.30 WIB.
Dugaan sementara truk mengalami rem blong atau sopir dalam kondisi mengantuk. Dari peristiwa ini sebanyak delapan orang meninggal dunia.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....