Harga Shiba Inu dan Manta, Manakah yang Berpotensi Cuan?

  • 18 Jan 2025 08:35 WIB
  •  Pusat Pemberitaan

Harga Crypto

KBRN, Jakarta: Sekarang ini banyak praktisi cryptocurrency yang sibuk menganalisa dan memprediksi pergerakan harga crypto. Banyaknya koin crypto yang ada dipasaran tentu membuat bingung investor pemula. Namun bagaimana dengan potensi Shiba Inu dan Manta?

Pengertian Shiba Inu

Shiba Inu (SHIB) adalah token berbasis Ethereum yang diilustrasikan dengan maskot anjing pemburu asal Jepang. Dalam ekosistemnya Shiba Inu digunakan untuk menggali atau menyediakan likuiditas, mengubur atau stake token dan mengambil atau menukarkan satu token dengan yang lainnya.

Perkembangan harga Shiba Inu

Dilansir dari Pintu, volume perdagangan harian Shiba Inu (SHIB) mencapai Rp 13,94 triliun atau US$528.934.977 dalam 24 jam terakhir. Artinya token ini meningkat 62,90% dibandingkan sehari sebelumnya, yang menandakan adanya lonjakan dalam aktivitas pasar.

Untuk harga tertinggi Shiba Ini terjadi pada 28 Oktober 2020 yang mencatatkan kenaikan tertinggi sepanjang waktu adalah US$0,00008616. Jika dibandingkan dengan hari ini maka harga tersebut lebih rendah 74,04%.

Sedangkan harga terendah sepanjang waktu terjadi pada 28 November 2020 yang mencatatkan harga US$0,0105637. Namun jika dibandingkan dengan saat ini, maka Shiba Inu mengalami peningkatan hingga 39.678.347,13%.

Sementara itu, untuk kapitalisasi pasar Shiba Inu (SHIB) saat ini adalah US$13.166.845.349 atau RP 244,37 triliun. Kapitalisasi pasar ini dihitung dengan mengalikan harga token dengan jumlah pasokan token SHIB yang beredar, yaitu 590 Triliun token yang dapat diperdagangkan saat ini.

Dalam hal kinerja harga, Shiba Inu (SHIB) mengalami kenaikan sebesar 4,60% dalam 7 hari terakhir. SHIB menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan mata uang crypto dalam indeks GMCI 30 yang tidak mengalami perubahan.

Ekosistem Shiba Inu Terdiri dari Tiga Token Utama

Dalam Shiba Inu memiliki beberapa ekosistem yang terdiri dari tiga token utama, yang menunjang eksistensi dari Shiba Inu, diantaranya adalah:

1. Shiba Inu (SHIB)

Token ini berfungsi sebagai mata uang dasar proyek. Pada awalnya, tersedia 1 kuadriliun token. Separuh dari jumlah ini dikunci di Uniswap untuk tujuan likuiditas, sementara separuh lainnya dikirim ke Vitalik Buterin, salah satu pendiri Ethereum, untuk penyimpanan yang aman.

2. Leash (LEASH)

Token kedua dalam ekosistem Shiba Inu, Leash, memiliki pasokan total yang jauh lebih kecil, dengan hanya 107.646 token yang tersedia.

3. Bone (BONE)

Bone menjadi ekosistem yang berada di antara dua token lainnya, dengan total 250.000.000 token. Token ini berfungsi sebagai token tata kelola yang memungkinkan SHIBArmy berpartisipasi dalam pengambilan keputusan dan menjadi token utama dalam lingkup Shibarium, berfungsi sebagai token gas.

Ekosistem Shiba Inu juga mencakup ShibaSwap, sebuah platform keuangan terdesentralisasi (DeFi), dan Inkubator Shiba Inu, yang bertujuan untuk mendorong kreativitas di luar bentuk seni tradisional. Selain itu, Shiboshis adalah 10.000 token non-fungible (NFT) Shiba Inu yang unik dan dapat dikoleksi.

Mengenal Manta

Jika sebelumnya kamu telah mengetahui apa itu Shiba Inu, komunitas, dan pergerakan harga Shiba Inu hingga saat ini, maka kamu juga harus mengetahui apa itu Manta, dan perkembangan harganya saat ini, sehingga kamu bisa mempertimbangkan manakah yang bisa menghasilkan cuan dari kedua koin crypto ini.

Manta Network adalah kekuatan baru dalam lanskap blockchain modular, dirancang khusus untuk pengembangan aplikasi ZK. Terdiri dari dua bagian penting, Manta Pacific dan Manta Atlantic, jaringan ini menyediakan infrastruktur berkinerja tinggi dengan biaya transaksi yang rendah.

Manta Pacific

Manta Pacific adalah protokol layer-2 inovatif di Ethereum yang dirancang khusus untuk aplikasi berbasis ZK. Protokol ini menawarkan ekosistem dengan biaya gas yang dapat diskalakan dan efisien. Manta Pacific dibangun di atas teknologi layer-2, dengan memanfaatkan kombinasi Celestia dan Optimism Stack.

Keunggulan layer-2 Manta Pacific meliputi:

Skalabilitas: Dengan memindahkan pemrosesan transaksi dari blockchain utama (layer-1), jaringan layer-2 Manta Pacific mengurangi kemacetan dan memungkinkan kecepatan transaksi yang jauh lebih tinggi.

Biaya rendah: Peningkatan skalabilitas berujung pada biaya transaksi yang lebih rendah, sehingga Manta Pacific dapat diakses oleh lebih banyak pengguna.

Pengembangan aplikasi berbasis ZK yang lebih mudah: Manta Pacific memanfaatkan Universal Circuits dari Manta Network, memungkinkan pengembang untuk membuat aplikasi ZK dengan menggunakan Solidity dan Universal Circuits SDK.

Manta Atlantic

Manta Atlantic adalah layer-1 berbasis ZK yang cepat dan terdesentralisasi. Sementara layer-2 menawarkan skalabilitas dan kompatibilitas EVM, layer-1 berfungsi sebagai lapisan dasar blockchain, bertanggung jawab atas keamanan jaringan dan menjaga integritas data.

Keunggulan layer-1 Manta Atlantic:

Dapat dikustomisasi: Berbeda dengan layer-2 yang mewarisi karakteristik dari layer-1 yang mendasarinya, Manta Atlantic memberikan fleksibilitas besar kepada pengembang. Mereka dapat menyesuaikan fitur blockchain, mekanisme konsensus, dan model tata kelola untuk memenuhi kebutuhan spesifik, memungkinkan penciptaan solusi yang sesuai untuk aplikasi tertentu.

Keamanan yang ditingkatkan: Manta Atlantic menggunakan mekanisme konsensus Byzantine Fault Tolerance (BFT), sebuah sistem yang kuat yang menjamin ketahanan tinggi terhadap serangan dan gangguan.

Keunikan Manta Network

Keunikan Manta Network terletak pada pendekatan dua cabangnya, yang masing-masing disesuaikan dengan kebutuhan pengembangan Web3 yang spesifik.

Manta Pacific, yang merupakan bagian dari jaringan Layer 2 Ethereum, dirancang untuk aplikasi Zero-Knowledge (ZK) yang asli dari Ethereum Virtual Machine (EVM). Jaringan ini memanfaatkan Celestia untuk ketersediaan data dan zkEVM untuk meningkatkan skalabilitas.

Di sisi lain, Manta Atlantic, yang beroperasi sebagai Layer 1 di Polkadot, fokus pada kredensial kepatuhan ZK. Ini memperkenalkan zkSBTs (Zero-Knowledge Simple Barter Tokens) yang memungkinkan sistem alamat yang bersifat pribadi, dapat digunakan kembali, dan dapat diaudit, yang dikenal sebagai zkAddresses.

Manta Atlantic menonjol karena interoperabilitasnya, yang memungkinkan interaksi yang mulus dengan proyek lain tanpa memerlukan proses kriptografis yang rumit.

Dengan kedua lapisan ini, Manta Network mengintegrasikan solusi kriptografi canggih dengan alat pengembang yang ramah pengguna, sehingga meningkatkan keamanan, skalabilitas, dan aksesibilitas teknologi blockchain untuk domain Web3 yang terus berkembang.

Perkembangan Harga Manta hari ini

Dilansir dari Pintu, volume perdagangan harian Manta Network (MANTA) mencapai Rp 847, 36 miliar atau US$33.703.914 dalam 24 jam terakhir, mencatatkan kenaikan sebesar 49,50% dibandingkan dengan hari sebelumnya, yang menunjukkan peningkatan dalam aktivitas pasar.

Sedangkan harga Manta tertinggi sepanjang waktu adalah US$4,05, yang tercatat pada 12 Maret 2024 (10 bulan lalu). Jika dibandingkan saat ini maka harga tersebut 80,63% lebih rendah dibandingkan dengan harga tertinggi yang pernah dicapai.

Untuk harga terendah sepanjang waktu terjadi pada 5 Agustus 2024 Manta Network (MANTA) adalah US$0,5607. Artinya saat ini, harga MANTA 39,94% lebih tinggi dibandingkan dengan harga terendah sepanjang waktu.

Sementara itu, untuk kapitalisasi pasar Manta Network (MANTA) saat ini adalah Rp 6.05 triliun atau US$295.142.453.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....