Kenali Baju Adat Papua yang Digunakan Kaesang dan Erina
- 06 Des 2022 20:30 WIB
- Pusat Pemberitaan
KBRN, Jakarta: Menjelang pernikahan, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, mengunggah foto prewedding dengan menggunakan baju modern sampai tradisional. Salah satu foto yang mencuri perhatian yakni ketika keduanya mengenakan baju tradisional Papua.
Keduanya terlihat mengenakan baju kurung, rok rumbai dan kain sali khas adat Papua. Dibagian kepala, tangan dan kaki mereka terlihat adanya hiasan yang juga khas Papua.
Dilansir dari berbagai sumber, Baju kurung merupakan pakaian adat Papua yang digunakan oleh para wanita sebagai atasan. Bahan dari baju kurung adalah kain beludru.
Baju kurung mendapatkan pengaruh dari budaya luar Papua dan banyak dipakai oleh perempuan di Manokwari. Jika kesana anda akan menemukan wanita Papua bagian Barat yang mengenakan baju tersebut untuk acara adat.
Biasanya wanita yang mengenakan baju kurung memadupadankan penampilannya dengan rok rumbai. Bahkan, tidak jarang juga para wanita menggunakan aksesoris tambahan saat mengenakan baju kurung ini.
Hiasan rumbai bulu yang melingkar di pinggang, lengan, dan tepi leher. Pakaian adat yang ada di Papua sendiri banyak ragamnya.
Salah satunya adalah Koteka yang seringkali kita dengar karena banyaknya pemberitaan di acara-acara televisi dan berita. Selain Koteka, ada beberapa jenis pakaian adat Papua lainnya.
Kombinasi baju kurung, rok rumbai, dan hiasan rumbai bulu biasanya ditambahkan beberapa perlengkapan lain agar tampak lebih serasi. Adanya gelang dan kalung yang terbuat dari biji-bijian yang keras dan penutup kepala yang terbuat dari bulu burung.
Sementara untuk mengenali seorang gadis masih lajang atau sudah menikah, bisa dikenali dengan pakaian yang dikenakan. Salah satunya dengan lakaian Sali yang merupakan pakaian yang hanya boleh digunakan oleh para gadis.
Baju Sali ini dapat digunakan untuk melakukan kegiatan sehari-hari. Wanita yang sudah menikah tidak diperbolehkan memakaian pakaian adat ini.
Grameds tidak akan mengira bahwa pakaian ini terbuat dari kulit pohon pilihan atau daun sagu yang kering. Salah satu kriterianya kulit pohon harus berwarna coklat supaya pakaian yang dihasilkan tampak sempurna.
Tidak hanya itu, pakaian juga akan menarik, dan sedap dipandang. Karena jika dilihat sekilas, pakaian adat ini tampak seperti kain jahitan saat dipakai oleh para gadis Papua.
Selain itu, fungsi dari hiasan rumbai dikepala Kaesang dan Erina juga sebagai hiasan tambahan pakaian adat Papua. Hiasan rumbai ini terbuat dari bulu burung kasuari yang berwarna putih atau kuning.
Pemilihan bulu burung kasuari sebagai bahan hiasan rumbai karena bentuknya unik dan menarik. Terkadang hiasan ini juga dikombinasikan dengan bulu kelinci, namun terkadang bulu diganti dengan ilalang sebagai bahan dasarnya.
Sebelumnya, foto prewedding Kaesang dan Erina terlihat mengenakan berbagai macam pakaian tradisional Indonesia. Seperti khas Gorontalo, Kalimantan Timur, Lampung, NTT, hingga Bali.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....